Senin, 10 Desember 2018

Kerja Sampai Malam Tak Selalu Negatif, Cek 3 Fakta Menarik Ini

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kerjasama atau teamwork. shutterstock.com

    Ilustrasi kerjasama atau teamwork. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Entah karena banyak tugas sekolah atau kebiasaan lebih produktif di malam hari, kita tentu kenal beberapa orang yang sering kerja di malam hari atau begadang. 

    Baca juga: Dari Kecanduan Hingga Nyeri Badan, Tanda Anda Kerja Berlebihan

    Meski kebiasaan tidur larut ini sering dikaitkan dengan dampak buruk bagi kesehatan, punya kebiasaan begadang ternyata tidak selamanya berdampak negatif. Buat yang cenderung punya kebiasaan beraktivitas di malam hari, ini ternyata keunggulan yang mungkin bisa dipetik. Apa saja ya? 


    1. Lebih cerdas dan kreatif
    Bagi kita yang terlanjur hobi begadang, kebiasaan ini terkadang sulit dihilangkan. Hal ini dimungkinkan karena jam biologis yang telah terprogram ataupun pengaruh genetik. Sebuah penelitan mengungkapkan bahwa seperempat penduduk di dunia itu secara genetis memang memiliki otak yang lebih aktif di malam hari. Bagi mereka yang nokturnal, fungsi otak kanannya cenderung lebih aktif dibandingkan dengan orang yang beraktivitas normal. Oleh karena itu, mereka yang suka begadang cenderung lebih kreatif dan cerdas.

    Sejalan dengan fakta tersebut, sebuah survey yang dipublikasikan pada situs psikologi  PsyBlog menyebutkan bahwa rata-rata orang cerdas punya kecenderungan tidur lebih larut dan bangun lebih siang. Hal ini karena otak mereka lebih produktif dan memanfaatkan banyak waktu. Jadi tak heran, begadang jadi salah satu kebiasaan unik banyak orang cerdas di dunia.

    Ilustrasi pencahayaan di meja kerja. Shutterstock
    2. Kemampuan penalaran induktif yang lebih baik
    Penalaran induktif merupakan salah satu kemampuan otak untuk menganalisis situasi kemudian mengambil kesimpulan yang spesifik berdasarkan informasi umum dan mengaplikasikannya pada pengalaman yang serupa. Oleh karena kreativitas dan kemampuan imajinasi yang dikendalikan otak kanan orang tipe nokturnal lebih aktif, maka hal ini memperkuat kemampuan penalarannya. Ketajaman penalaran induktif ini lah yang mendorong seseorang yang produktif di malam hari mampu mencetuskan ide-ide kreatif ataupun manciptakan karya inovatif.


    3. Punya daya tahan tubuh yang kuat
    Meski orang yang kebiasaan begadang tetap punya risiko mengalami gangguan kesehatan, faktanya daya tahan tubuh mereka tidak lebih buruk daripada mereka yang punya kebiasaan tidur normal. Sistem imun dan faktor hormonal seseorang memburuk jika mereka tidak mampu mengatur pola tidur yang teratur.

    Bagi orang yang suka bedagang, bukan berarti mereka tidak punya pola tidur yang teratur, hanya saja mereka punya jam biologisnya sendiri. Jadi sistem imun dan kesehatan tubuh mereka tetap terjaga. Bahkan daya tahan tubuh orang tipe nokturnal bekerja lebih baik karena terbiasa aktif lebih lama sehingga mereka mampu bekerja pada jam-jam yang biasanya orang telah tertidur.

    Baca juga: Hari Buruh, Ini Bahaya Kesehatan Orang Gila Kerja

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.