Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Pasca Gempa Palu Donggala, Waspadai Kolera dan 7 Penyakit Ini

Reporter

Editor

Susandijani

image-gnews
Penduduk membawa barang-barangnya melewati jalanan yang amblas akibat gempa di Kelurahan Balaroa, Palu Barat, Sulawesi Tengah, Senin, 1 Oktober 2018. Likuifaksi merupakan pencairan tanah yang disebabkan gempa bumi. REUTERS/Beawiharta
Penduduk membawa barang-barangnya melewati jalanan yang amblas akibat gempa di Kelurahan Balaroa, Palu Barat, Sulawesi Tengah, Senin, 1 Oktober 2018. Likuifaksi merupakan pencairan tanah yang disebabkan gempa bumi. REUTERS/Beawiharta
Iklan
 
4. Hepatitis A dan E 
Penyakit-penyakit ini menyebar melalui kotoran manusia. Seseorang bisa terinfeksi virus ini dari air atau makanan yang terkontaminasi.
 
Tidak ada pengobatan khusus atau obat antibiotik untuk hepatitis A atau E. Mereka yang menderita penyakit ini harus banyak beristirahat, tetap terhidrasi, dan makan makanan bergizi.
 
5. Balantidiasis 
Ini merupakan jenis infeksi usus yang juga disebabkan dari kontak dengan air yang terkontaminasi. Infeksi ini umumnya menyebar di daerah di mana manusia dan hewan peliharaan, khusunya babi, tinggal berdekatan.
 
Babi banyak membawa bakteri yang menyebabkan balantidiasis dan dapat ditularkan ke manusia. Ini juga bisa menyebar ketika kotoran babi masuk ke air yang digunakan manusia untuk mencuci atau minum.
 
Gejala-gejala dari kondisi ini termasuk diare akut, disentri, mual, nafas berbau tak sedap, radang usus besar, sakit perut, penurunan berat badan, ulserasi usus yang mendalam dan kemungkinan perforasi usus. Jika tidak diobati, bisa berisiko kematian. 
 
6. Leptospriosis 
Air minum yang terkontaminasi juga dapat membawa bakteri penyebab leptospriosis. Seseorang berisiko terinfeksi ketika air terkontaminasi oleh air kencing hewan yang membawa bakteri yang menyebabkan leptospriosis, seperti sapi, babi, kuda, anjing, hewan pengerat dan hewan liar.
 
Gejalanya meliputi demam tinggi, sakit kepala berat, menggigil, nyeri otot dan muntah. Mereka yang terinfeksi juga dapat terserang penyakit kuning, mata merah, sakit perut, diare atau ruam.

Jika tidak ditangani, pasien dapat berisiko mengalami kerusakan ginjal, meningitis, gagal hati dan gangguan pernapasan. Dalam kasus yang jarang terjadi, leptospriosis dapat menyebabkan kematian.
 Ilustrasi - Stop Demam Berdarah. Doc KOMUNIKA ONLINE
7. Gigitan atau sengatan binatang  
Jika Anda berada di negara tropis, Anda mungkin berisiko mengalami gigitan dari laba-laba dan ular berbisa. Selain itu, nyamuk juga bisa menjadi ancaman
 
Gigitan hewan-hewan tersebut bisa berisiko beberapa penyakit. Seperti Malaria dan Demam Berdarah.  Malaria, adalah penyakit menular yang disebarkan oleh nyamuk, terutama di iklim tropis. Gejala mulai muncul 10 sampai 15 hari setelah infeksi, termasuk sakit kepala dan demam, menggigil, otot dan nyeri sendi, mual dan muntah, serta kejang. Jika tidak segera diobati, berisiko kematian.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Baca juga:Gempa Hari Ini, Waspada Depresi dan Efek Lainnya pada Kesehatan 

 
Sementara demam berdarah, adalah penyakit menular lainnya yang disebarkan oleh nyamuk. Gejalanya termasuk demam yang tiba-tiba dengan sakit kepala yang parah, nyeri otot dan persendian, dan ruam. Gejala seringkali hilang dalam enam hingga tujuh hari. Namun, dalam kasus yang parah, kematian bisa terjadi.
 
AHMAD FAIZ IBNU SANI | CBC | VERYWELLHEALTH

Iklan

Berita Selanjutnya

GempaGempa Palu DonggalaPenyakit

Artikel Terkait


Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Monumen Gempa dan Refleksi 30 September di Kota Padang

3 jam lalu

Salah satu penyiar Radio Republik Indonesia yang menjadi pelaku sejarah gempa Kota Padang 2009, mengenang peristiwa tersebut saat peringatan 14 tahun gempa Kota Padang di Monumen Tugu Gempa, Sabtu, 30 September 2023. (TEMPO/Fachri Hamzah)
Monumen Gempa dan Refleksi 30 September di Kota Padang

Setiap 30 September selalu diadakan kegiatan refleksi dan tabur bunga untuk mengenang para korban gempa bumi Kota Padang 14 tahun silam.


Info Terkini Gempa M5,3 di Papua Barat Sore Ini Diikuti Dua Gempa Susulan

7 jam lalu

Ilustrasi gempa. shutterstock.com
Info Terkini Gempa M5,3 di Papua Barat Sore Ini Diikuti Dua Gempa Susulan

Gempa tidak berpotensi tsunami.


Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Tengah, akibat Aktivitas Subduksi Laut Banda

9 jam lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Tengah, akibat Aktivitas Subduksi Laut Banda

BMKG mencatat adanya gempa tektonik dengan parameter update magnitudo 5.0 pada hari Senin, 2 Oktober 2023 pukul 13.28.21 WIB di wilayah Laut Banda.


Ancaman Gempa dan Tsunami di Pesisir Selatan Jawa, BMKG Minta Pemda Tingkatkan Kesiagaan

11 jam lalu

Ilustrasi tsunami. afognak.org
Ancaman Gempa dan Tsunami di Pesisir Selatan Jawa, BMKG Minta Pemda Tingkatkan Kesiagaan

BMKG minta Pemda di pesisir selatan Jawa untuk tingkatkan kesiagaan akan potensi bencana alam.


Gempa Darat Bermagnitudo 5,1 di Sukabumi Hingga Banten dan Bandung

1 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Darat Bermagnitudo 5,1 di Sukabumi Hingga Banten dan Bandung

Getaran gempa terasa kuat di Kota Sukabumi hingga terasa di daerah lain seperti Banten, Bogor, dan Bandung


Info Terkini Gempa Guncang Jabar dan Banten, Akibat Deformasi Batuan dalam Lempeng Indo-Australia

1 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Info Terkini Gempa Guncang Jabar dan Banten, Akibat Deformasi Batuan dalam Lempeng Indo-Australia

Gempa bumi menengah akibat deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi di bawah Jawa Barat


Tsunami dan Gempa Palu Donggala 2018 dalam Angka: Korban, Daya Rusak, dan Lainnya

3 hari lalu

Warga mengamati bekas bangunan Masjid Terapung yang ambruk ke laut akibat gempa dan tsunami di Pantai Kampung Lere di Palu, Sulawesi Tengah, Senin, 24 April 2023. Saat musim libur Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah sejumlah kawasan terdampak bencana gempa, tsunami dan likuefaksi di daerah tersebut ramai dikunjungi warga terutama dari luar daerah. ANTARA/Mohamad Hamzah
Tsunami dan Gempa Palu Donggala 2018 dalam Angka: Korban, Daya Rusak, dan Lainnya

Gempa Palu Donggala pada 28 September 2018 adalah bencana yang sangat patut untuk dikenang. Lantas berapa korban, rumah rusak, dan hal lainnya?


Fenomena Likuifaksi di Gempa Palu 5 Tahun Lalu, Mengenal Likuifaksi

3 hari lalu

Sisa puing rumah yang terkena likuifaksi di Desa Jono Oge, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, saat gempa Palu, 28 September 201. Foto diambil pada 17 September 2019 saat kunjungan tim kemanusiaan PBB ke Palu. [Eka Yudha Saputra]
Fenomena Likuifaksi di Gempa Palu 5 Tahun Lalu, Mengenal Likuifaksi

Likuifaksi seperti di gempa Palu adalah bencana yang dapat datang kapan saja. Sering kali disertai gempa dan tsunami menjadikannya sangat berbahaya.


Tepat 5 Tahun Gempa Tsunami Palu 28 September, Peneliti: Perlu Diperingati Sambil Mitigasi

4 hari lalu

Warga mengamati bekas bangunan Masjid Terapung yang ambruk ke laut akibat gempa dan tsunami di Pantai Kampung Lere di Palu, Sulawesi Tengah, Senin, 24 April 2023. Saat musim libur Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah sejumlah kawasan terdampak bencana gempa, tsunami dan likuefaksi di daerah tersebut ramai dikunjungi warga terutama dari luar daerah. ANTARA/Mohamad Hamzah
Tepat 5 Tahun Gempa Tsunami Palu 28 September, Peneliti: Perlu Diperingati Sambil Mitigasi

Tepat lima tahun lalu pada 28 September 2018, ibukota Sulawesi Tengah di Palu dan sekitarnya dilanda gempa bumi dahsyat yang diiringi peristiwa tsunami. Peneliti gempa dari Badan Geologi di Bandung Supartoyo mengatakan, masyarakat di Kota Palu dan sekitarnya harus memperingati kejadian itu setiap tahun. "Dengan berbagai kegiatan yang tujuannya adalah pengurangan risiko bencana," katanya, Kamis 28 September 2023 .


Gempa Magnitudo 4,9 Getarkan Maluku Tengah, Ada 2 Susulan

4 hari lalu

Seismograf gempa bumi. ANTARA/Shutterstock/pri
Gempa Magnitudo 4,9 Getarkan Maluku Tengah, Ada 2 Susulan

Gempa tidak berpotensi tsunami.