Rabu, 17 Oktober 2018

Buah Bit, Solusi Gula Bagi Penderita Diabetes? Cek Risetnya

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi smoothie buah bit. shutterstock.com

    Ilustrasi smoothie buah bit. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah penderita diabetes di Indonesia telah mencapai 10,3 juta orang pada tahun 2017 dan lebih dari separuh yang hidup dengan diabetes tidak terdiagnosis, menurut Federasi Diabetes Indonesia. Bahkan, Indonesia diperkirakan menjadi rumah bagi 16,7 juta penderita diabetes pada tahun 2045.

    Baca juga: Teh Meningkatkan Kualitas Penderita Diabetes? Cek Penelitiannya

    Sebenarnya cara simpel untuk menekan laju obesitas dan diabetes adalah memilih asupan makanan dengan kadar gula rendah.

    Berkaitan dengan makanan, lembaga riset internasional “FMCG Gurus” mencatat bahwa konsumen memiliki kesadaran untuk memilih bahan makanan yang mengurangi risiko diabetes sebanyak 88 persen dan konsumen sadar akan kaitan antara diet dan diabetes sebanyak 66 persen.

    “Gula itu tetap memberikan manfaat bagi tubuh sebagai sumber energi. Hanya saja, asupan gula itu menyesuaikan dengan aktivitas tubuh,” jelas Managing Director BENEO Asia Pacific Christian Philippsen saat berbincang dalam Media Briefing BENEO, di Jakarta, Rabu.

    Selama ini, sambung Philippsen, makanan, terutama yang mengalami pemrosesan dan dikemas itu, memiliki kadar gula yang tinggi. Hal tersebut menyebabkan diabetes.

    “Agar makanan tetap sehat dan tidak mengurangi rasanya, diperlukan produk gula dengan memasukkan bahan-bahan fungsional, di mana di dalamnya terdapat gula yang berasal dari buah bit,” terangnya.

    Philippsen menyebutkan bahwa Palatinose adalah gula sehat alternatif yang berasal dari buah bit. Gula ini memiliki penyerapan karbohidrat yang lambat dibanding gula pada umumnya.

    Baca juga: 4 Dampak Kesehatan Diabetes pada Pria, Alami Disfungsi Ereksi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khasoggi dan 4 Jurnalis yang Tewas karena Kasus Korupsi

    Jamal Khasoggi dan sejumlah wartawan tewas di Eropa ketika melakukan investigasi kasus korupsi. Ada yang diperkosa, dibom, dan bahkan dimutilasi.