Rabu, 17 Oktober 2018

Lima Tips Suka Baca ala Najwa Shihab, Matikan Medsos

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presenter Najwa Shihab membacakan penutup konser Penggalangan dana Museum Hak Asasi Manasia Omah Munir bertajuk Menyalakan Kemanusiaan di Auditorium Perpustakaan Nasional,  Jakarta, 05 Desember 2017. TEMPO/Nurdiansah

    Presenter Najwa Shihab membacakan penutup konser Penggalangan dana Museum Hak Asasi Manasia Omah Munir bertajuk Menyalakan Kemanusiaan di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta, 05 Desember 2017. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebiasaan membaca seseorang berpengaruh besar terhadap minat baca. Namun memiliki kebiasaan membaca ini ternyata tidak mudah, perlu kemampuan dan konsistensi tersendiri yang diniatkan. Duta baca Indonesia Najwa Shihab membagikan tips untuk menumbuhkan minat membaca. Semoga bisa Anda praktikkan.

    Baca: Sukses di Dunia Seni? Intip Catatan Syahrini dari Najwa Shihab

    Pertama, nonaktifkan notifikasi media sosial (medsos). Kendati medsos menjadi salah satu cara untuk berinteraksi dan berbagi via dunia maya, namun tidak dapat dipungkiri bahwa medsos memiliki daya tarik yang kuat sehingga menimbulkan kecanduan dan mengalihkan perhatian. Ini bisa membuat konsentrasi membaca jadi terbelah.

    “Kedua, membaca rutin 30 menit sehari. Kalau enggak bisa satu waktu, ya dicicil, misal pagi 5 menit, siang 5 menit, terus malam 20 menit,” tuturnya di hadapan para audiens dalam acara The Readers Fest 2018 di Gedung Tjipta Niaga, Kota Tua, Jakarta, Jumat 5 Oktober 2018.

    Najwa Shihab. TEMPO/Nita Dian

    Najwa menjelaskan bahwa membaca membutuhkan daya tahan. Daya tahan ini dinilai memerlukan skill yang dilatih. Selayaknya berolahraga seperti sprinter yang membutuhkan kemampuan berlatih agar mampu berlari dengan kencang dan maksimal, maka membaca pun membutuhkan kemampuan berlatih, semakin sering dilatih daya tahan membaca akan semakin kuat. “Ketiga, membaca apa saja. Biasakan diri membaca berbagai medium. Cari pengetahuan. Misalnya pagi baca koran, siang baca tugas kampus, sore baca majalah, atau sesekali baca status medsos,” jelasnya.

    Dia menjelaskan, jangan merasa membaca itu harus buku yang tebal. Cari buku yang betul-betul disukai dan tidak perlu merasa bersalah ketika tidak bisa menyelesaikan suatu buku karena itu bukan masalah, bersegeralah mencari buku-buku lain yang lebih disukai.

    Keempat, cari teman, sekitar lebih dari dua orang. Dari pertemanan ini buatlah kegiatan membaca dan diskusi. Biasanya, jika memiliki teman membaca seperti ini paling tidak akan saling mengingatkan perkembangan bacaan sudah sampai halaman berapa.

    Baca: Lagu Syahrini yang Membuatnya Sukses Besar Menurut Najwa Shihab

    Kelima, gunakan kesempatan membaca sebelum menonton film. Ini berlaku bagi buku-buku yang difilmkan. Membaca buku sebelum menonton film menjadi salah satu alasan untuk jatuh cinta pada membaca.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.