Senin, 10 Desember 2018

Heboh Operasi Plastik, Waspada 10 Komplikasi Pascaoperasi

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria operasi plastik. shutterstock.com

    Ilustrasi pria operasi plastik. shutterstock.com

    4. Gumpalan Darah dan Emboli Paru-paru
    Pascaoperasi ada potensi komplikasi bernama Deep Vein Thrombosis (DVT). Ini adalah kondisi dimana darah menggumpal, biasanya di bagian kaki. Ketika gumpalan darah pecah dan perjalanan ke paru-paru, itu dikenal sebagai emboli paru-paru. Meskipun relatif jarang, komplikasi ini bisa berakibat fatal.

    5. Bekas Luka
    Operasi plastik umumnya menghasilkan bekas luka. Sejak operasi kecantikan berupaya meningkatkan tampilan, bekas luka menjadi agak meresahkan. Jaringan parut hipertrofik, misalnya, adalah bekas luka yang merah dan tebal yang abnormal yang terjadi setelah 2 persen-5 persen pada prosedur operasi pembesaran payudara.

    6. Tampilan Tak Memuaskan
    Meskipun banyak orang puas dengan hasil pasca operasi plastik, kekecewaan pada hasil juga masih mungkin terjadi. Orang yang melakukan operasi payudara mungkin bisa mengalami masalah kontur badan yang asimetri. Sementara, mereka yang menjalani operasi wajah bisa tidak menyukai hasilnya.

    7. Kerusakan Organ
    Liposuction bisa traumatis untuk organ internal. Perforasi viseral dapat terjadi ketika alat bedah bersentuhan dengan organ internal. Memperbaiki luka ini membutuhkan  operasi tambahan. Hasil operasi juga bisa saja fatal.
    Ilustrasi

    8. Komplikasi Anestesi
    Anestesi adalah praktik yang sesuai izin pasien untuk membiusnya. Secara umum, anesthesi dimana membuatmu merasa tidak sadar bisa berujung pada komplikasi. Beberapa di antaranya meliputi; infeksi paru-paru, stroke, serangan jantung, dan kematian. Banyak risiko anestesi misalnya terbangun dengan panik, dan hilang orientasi. Risiko terkecil dari anestesi adalah antusiasme, dan terbangun di tengah proses operasi.

    9. Seroma
    Seroma adalah suatu kondisi yang terjadi ketika serum dari darah Anda menggumpal di bawah permukaan kulit, mengakibatkan pembengkakan dan rasa sakit. Terlihat seperti lepuh besar. Ini dapat terjadi setelah operasi, dan merupakan komplikasi paling umum dari pengencangan perut. Seroma bisa terinfeksi, maka biasanya sering dikeringkan dengan jarum, dan dapat dikeluarkan secara efektif, meskipun ada kemungkinan kambuh kembali.

    10. Kekurangan Darah
    Dalam operasi, beberapa kehilangan darah umum dialami. Namun, kehilangan darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan penurunan tekanan darah dengan potensi mematikan. Kehilangan darah dapat terjadi saat berada di meja operasi, tetapi juga secara internal, setelah operasi.

    Demikian 10 kemungkinan komplikasi pascaoperasi plastik. Anda bisa meminimalisir potensi dengan memastikan kredibilitas dokter dan rumah sakit. Namun juga perlu memastikan fasilitas operasi di rumah sakit itu sudah terpenuhi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.