Sabtu, 17 November 2018

Kanker Paru Seperti Istri Indro Warkop, Apa Obat Alternatifnya?

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi dokter gizi. shutterstock.com

    Ilustrasi dokter gizi. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Istri Indro Warkop, Nita Octobijanthy, meninggal dunia pada Selasa, 9 Oktober 2018, karena sakit kanker paru. Nita menghembuskan napas terakhir satu hari setelah perayaan ulang tahunnya yang ke-59.

    Baca juga: Istri Indro Warkop Sakit Kanker Paru, Ini 5 Makanan Baiknya
    Nita diketahui telah mengidap sakit kanker paru sejak pertengahan tahun 2017. Setelah menjalani pengobatan hingga satu tahun lebih, istri Indro Warkop ini tidak lagi mampu bertahan dari sakitnya.

    Beberapa cara dilakukan orang dalam upaya pengobatan penyakit, tak terkecuali kanker paru. Beberapa metode pengobatan memang belum terbukti dapat menyembuhkan, namun dipercaya bisa meredakan gejala kanker paru.

    Ada terapi komplementer, yakni jenis terapi yang digunakan bersama dengan perawatan medis, dan ada juga terapi alternatif yang diberikan sebagai ganti dari perawatan medis standar.

    Berikut beberapa alternatif umum dan terapi komplementer yang digunakan untuk kanker paru yang dirangkum dari berbagai sumber:

    1. Akupunktur
    Praktik pengobatan tradisional Cina ini dilakukan dengan cara menusukkan jarum kecil untuk merangsang titik-titik tertentu pada tubuh. Ini biasanya digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dan meringankan efek samping dari perawatan kanker paru, seperti mual atau muntah. Tetapi, terapi ini tidak aman jika Anda minum obat pengencer darah atau menderita darah rendah.

    2. Suplemen
    Beberapa pasien kanker mengkonsumsi suplemen makanan, seperti vitamin, tanaman herbal, atau mineral, untuk meredakan gejala. Contohnya seperti koenzim Q10, akar licorice, vitamin C dan E, akar asparagus, astragalus, kunyit dan sebagainya.
    Ilustrasi suplemen/vitamin. Shutterstock
    Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi suplemen jenis apa pun, karena beberapa suplemen dapat mengganggu perawatan lain yang sedang Anda jalani.

    3. Meditasi
    Meluangkan waktu untuk merefleksikan dan memusatkan pikiran Anda dengan tenang dapat membantu menurunkan stres jika Anda mengidap kanker. Anda dapat melakukan latihan meditasi sendiri atau dengan bantuan instruktur.
    Ilustrasi yoga. Aisquared.com

    4. Yoga
    Latihan yoga menggabungkan peregangan ringan dengan teknik meditasi dan pernapasan. Yoga dapat membantu Anda tidur lebih baik dan tetap rileks.

    Selanjutnya: Apa fungsi pijak dan minyak atsiri?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.