Rabu, 17 Oktober 2018

Pecinta Binatang Kirim 136 Kilogram Pakan untuk Hewan Korban Palu

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi adopsi anjing dan kucing. Salemcountyhumanesociety.org

    Ilustrasi adopsi anjing dan kucing. Salemcountyhumanesociety.org

    TEMPO.CO, Solo - Di lokasi bencana, bukan hanya manusia yang membutuhkan pertolongan. Berbagai jenis hewan, mulai dari peliharaan, ternak, hingga binatang liar, juga musti mendapatkan uluran tangan. “Maka itu kami membuat gerakan setengah kilo pakan untuk Palu,” kata Ketua Rumah Difabel Meong, Tomy Kristanto, saat ditemui Tempo di rumahnya di Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Kota Solo, pada Rabu, 10 Oktober 2018.

    Baca: Goo Hara Suka Hewan, Cek 4 Manfaatnya untuk Kesehatan Mental

    Rumah Difabel Meong adalah salah satu wadah bagi para pecinta hewan di Solo Raya yang berfokus pada upaya penyelamatan dan perawatan kucing-kucing difabel yang terlantar. Meski sudah bergerak sejak 2015, Rumah Difabel Meong baru akan diluncurkan secara resmi pada November mendatang.

    Memanfatkan media sosial facebook untuk mengkampanyekan gerakan donasi berupa pakan untuk hewan korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, sejak Kamis pekan lalu, Rumah Difabel Meong telah mengumpulkan sekitar 136 kilogram pakan. “Rinciannya 126 kilogram pakan kucing dan 10 kilogram pakan anjing. Pakan kering itu bisa untuk segala usia. Kemarin (Selasa) kami sudah mengirimkan 70 kilogram pakan ke Palu lewat kargo nasional,” kata Tommy yang juga membuka usaha jasa perawatan kucing di rumahnya.

    Ilustrasi anjing dan kucing. shutterstock.com

    Tomy mengatakan, sumbangan langsung berupa pakan hewan mayoritas dari masyarakat Solo Raya atau eks-Karesidenan Surakarta. Sedangkan para pecinta hewan dari luar Solo Raya hingga luar Pulau Jawa mengirimkan sumbangannya dalam bentuk uang yang ditransfer. “Ada dari Surabaya, Jambi, Palembang, dan Kalimantan. Total uang yang terkumpul Rp 600.000. Donasi masih kami buka sampai Sabtu, 13 Oktober,” kata Tomy. Untuk menyalurkan bantuannya, Rumah Difabel Meong bekerja sama dengan sejumlah komunitas pecinta hewan yang di Sulawesi Tengah.

    “Di Palu ada Mbak Wisna, koordinator catlover Sulawesi Tengah. Ada juga Mas Bimbim dari Komunitas Clow Jakarta dan relawan dari Jakarta Animal Aid network. Di sana mereka melakukan penyelamatan sekaligus pendataan. Kami masih menunggu kabar dari Palu. Kalau butuh obat-obatan, bisa kami belikan dari sini menggunakan sumbangan yang berupa uang,” kata Tomy.

    Baca: Penanganan Rabies, Hewan Peliharaan Dipasangi Microchip

    Tomy menambahkan, gerakan setengah kilo pakan untuk Palu berawal dari gerakan serupa untuk Lombok yang diguncang gempa pada 5 Agustus lalu. “Untuk Lombok, kami mengirimkan 52 kilogram pakan dan sejumlah obat-obatan. Totalnya senilai Rp 1,7 jutaan. Saat itu kami juga menerjunkan dua relawan untuk membantu dr. Irvan Sabri, dokter hewan di Lombok,” kata Tomy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khasoggi dan 4 Jurnalis yang Tewas karena Kasus Korupsi

    Jamal Khasoggi dan sejumlah wartawan tewas di Eropa ketika melakukan investigasi kasus korupsi. Ada yang diperkosa, dibom, dan bahkan dimutilasi.