Cegah Termakan Hoaks, Bertanya ke Komunitas Bisa Membantu

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak makan bersama keluarga. medaviesmallsteps.com

    Ilustrasi anak makan bersama keluarga. medaviesmallsteps.com

    TEMPO.CO, JakartaKomunitas rata-rata menjadi tempat berkumpul untuk melakukan berbagai hobi dan kesenangan. Namun komunitas pun memberikan kegunaan yang baik untuk presenter dan penggiat olahraga Kamidia Radisti selalu ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga dan buah hatinya.

    Baca: Ibu Zaman Now, Kini Lebih Stres? Cek Sebab dan Solusinya

    Di dalam setiap tumbuh kembang anaknya pasti ada saja persoalan dan pengalaman baru yang dihadapi. Biasanya, wanita yang akrab disapa Disti ini mencari berbagai solusi seputar parenting seperti tips pola asuh, perkembangan psikologi anak dan cara terbaik untuk merawat kesehatan anak melalui internet, termasuk dari komunitas.

    “Namun, kadangkala timbul kekhawatiran apa tips tersebut cocok diterapkan bagi keluarga saya atau bisa dipertanggungjawabkan kah,” ujarnya.

    Oleh karena itulah dalam memilih komunitas, terutama yang berbagi infomasi parenting, Disti biasanya memilih komunitas yang menggandeng ahli, sehingga tips atau informasi yang didapatkan bisa dipertanggungjawabkan.

    Salah satunya adalah Komunitas Sahabat Ibu Pintar yag baru saja diluncurkan oleh blibli.com. Komunitas parenting yang menggandeng para ahli dan sumber yang bisa dipertanggungjawabkan sehingga membantu para ibu mendapatkan one stop solution dan konten yang anti hoaks.

    Baca: 5 Tips Jitu Memilih Komunitas di Era Digital

    Selain komunitas parenting, Distri juga banyak bergabung dalam komunitas lainnya seperti komunitas mengenai info sale, dan komunitas group SMA. “Seru saja di grup SMA ini memang paling ramai dan nggak ada matinya. Biasanya cerita kisah dan kenangan masa lalu. Ini menjadi salah satu cara untuk menghilangkan stres juga,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.