Sabtu, 17 November 2018

Kehadiran Kakek dan Nenek untuk Anak Setelah Pasangan Bercerai

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan lansia/kakek-nenek. Freepix.com

    Ilustrasi pasangan lansia/kakek-nenek. Freepix.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengasuh senior Christine Sowinski mengatakan bahwa orangtua bercerai merupakan pengalaman traumatis dan penuh gejolak bagi anak-anak. Di saat itulah hubungan anak-anak dengan wali langsung mereka sungguh menjadi rumit dan peran kakek-nenek menjadi lebih penting, menurut Sowinski.

    Baca: Berteman Setelah Bercerai seperti Zack Lee dan Nafa Urbach, Bisa?

    “Kadang-kadang orangtua tidak dapat memberikan kemantapan hati. Namun, kakek-nenek dapat membantu menyampaikan perasaan bahwa ‘segalanya berjalan seperti biasa’,” ujar Sowinski, menurut laporan DPA, yang dilansir Selasa 6 November 2018.

    Ia melanjutkan bahwa hal tersebut juga dapat membantu orangtua untuk mengetahui bahwa kakek-nenek bersedia untuk memberikan dukungan emosional dan merawat anak-anak.

    Bagaimanapun, kata Sowinski, kakek-nenek mesti memastikan diri untuk tidak terlibat dalam masalah hubungan. Misalnya saja, membicarakan keburukan atau menghina mantan menantu atau mantan menantu perempuan.

    Baca: Zack Lee - Nafa Urbach Cerai, Cek 10 Jurus Dekat dengan Anak

    “Anak-anak akan sering menanggapi dengan segera, dengan berpaling dari kakek-nenek mereka,” kata Sowinski.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.