Kamis, 15 November 2018

Merasa Terlalu Kurus dan Mau Tambah Berat Badan? Ini Tipsnya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi berat badan (pixabay.com)

    ilustrasi berat badan (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu-satunya jalan untuk mereka yang tubuhnya terlalu kurus adalah menambah berat badan. Asupan apa yang perlu si kurus konsumsi agar IMT tubuhnya bisa normal? Ahli diabetes dan metabolisme dari Louisiana State University's Pennington Biomedical Research Center, Eric Ravussin merekomendasikan makanan kaya lemak seperti minyak zaitun, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, susu, keju dan Greek yogurt. Hal ini seperti dikutip dari Time, Selasa 6 November 2018.

    Baca: Tips Seduh Kopi Hijau untuk Turunkan Berat Badan

    Makanan makanan mengandung lemak, seperti gula tersebut sebenarnya juga bisa menurunkan berat badan. Namun, ingatlah kalau makanan ini juga mengandung kalori, jadi bila Anda cukup mengonsumsinya, maka berat badan bisa bertambah. "Makanan berlemak mengandung kalori terbanyak per gramnya--rata-rata sembilan," kata ahli diet dari the Frances Stern Nutrition Center di Tufts Medical Center, Alicia Romano.

    Ravussin merekomendasikan Anda, yang tubuhnya terlalu kurus makan tiga porsi besar makan dan menambahkan camilan mengandung 300 kalori saat pagi dan siang hari. "Jika Anda ingin mencoba menambah berat badan, makan lebih sering adalah pilihan. Jangan lupa asupan sayuran berdaun, biji-bijian dan protein agar tak kurang nutrisi," kata dia.

    Satu cangkir almond mengandung 800 kalori. Satu sendok makan minyak zaitun mengandung 119 kalori. Anda bisa mengonsumsinya sebagai camilan atau menambahkannya dalam salad. Romano menyarankan Anda membuat smoothie yang terbuat dari alpukat, kacang, yogurt atau susu, juga buah-buahan dan sayuran. Pastikan Anda meminum smoothie setelah makan, jangan sebelumnya.

    Terakhir, jangan lupa berolahraga untuk meningkatkan IMT. Penambahan massa otot ketimbang lemak bagus untuk membangun kekuatan, meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang. Olahraga juga cenderung merangsang nafsu makan, jadi Anda mungkin merasa lebih mudah untuk mengkonsumsi lebih banyak makanan padat kalori setelah berolahraga.

    Baca: Kisah Penyiar Kemal Mochtar Turunkan Berat Badan 55 Kilogram

    Jika Anda sudah mencoba semua ini dan berat badan belum juga bertambah, saatnya untuk berbicara dengan dokter atau ahli diet. Ada kemungkinan Anda memiliki masalah kesehatan yang tidak terdiagnosis - sesuatu seperti tiroid yang terlalu aktif, intoleransi laktosa atau penyakit celiac - mencegah Anda mendapatkan berat badan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pokemon 'Hidup' Dalam Detektif Pikachu

    Hollywood baru saja mengadaptasi karakter favorit dunia dari kartun Pokemon, Pikachu, ke dalam film layar lebar.