Sabtu, 17 November 2018

Keringat Berlebih saat Malam Hari, Mungkin 5 Hal Ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Swiss, Roger Federer menyeka keringat saat bertanding melawan Leonardo Mayer dari Argentina dalam pertandingan putaran pertama turnamen tenis AS Terbuka Championships di Stadion Arthur Ashe, New York, 2 September 2015. Federer melaju ke putaran kedua AS Terbuka setelah mengalahkan Mayer dengan skor 6-1, 6-2, 6-2. REUTERS/Carlo Allegri

    Petenis asal Swiss, Roger Federer menyeka keringat saat bertanding melawan Leonardo Mayer dari Argentina dalam pertandingan putaran pertama turnamen tenis AS Terbuka Championships di Stadion Arthur Ashe, New York, 2 September 2015. Federer melaju ke putaran kedua AS Terbuka setelah mengalahkan Mayer dengan skor 6-1, 6-2, 6-2. REUTERS/Carlo Allegri

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernahkah Anda berkeringat saat malam hari? Padahal biasanya udara malam cukup dingin dan sejuk. Bisa jadi keringat yang keluar pada malam hari bukan karena udara yang panas, melainkan beberapa hal yang kerap terjadi pada tubuh.

    Baca: Pakaian Dalam Berteknologi Airism, Bikin Keringat Cepat Kering

    Rupert Mason, penasihat medis untuk Derma Therapy Inggris, menjelaskan tentang beberapa hal penyebab Anda berkeringat pada malam hari.

    1. Penyakit dan Obat
    Berkeringat di malam hari mungkin berhubungan dengan penyakit atau obat yang sedang Anda konsumsi. Jenis penyakit yang paling sering dikaitkan yakni infeksi virus seperti infeksi saluran pernafasan atau influenza. Infeksi menyebabkan suhu tubuh meningkat yang memicu keringat. Kadang-kadang keringat malam dapat menjadi tanda penyakit yang lebih serius seperti diabetes.

    Jika Anda khawatir tentang keadaan keringat yang berlebihan itu, ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan dokter agar segera diketahui penyebabnya. Termasuk jika Anda sedang mengkonsumsi obat-obatan yang memiliki efek samping keringat malam seperti obat antidepresan, segera tanyakan pada dokter Anda tentang hal itu.

    2. Stres
    Stres mungkin salah satu penyebab keringat malam yang paling umum. Anda dapat membantu mengelola stres dan kecemasan dengan kebiasaan sehat seperti teknik relaksasi dan pernafasan. Yoga, berlari, membaca atau meditasi juga dapat membantu untuk menghilangkan stres.

    3. Latihan
    Ketika Anda berolahraga, tubuh Anda menciptakan panas dalam tubuh dan secara bertahap akan hilang. Namun, jika Anda meningkatkan latihan lebih kuat, maka tubuh tidak dapat melepaskan panas tersebut saat Anda masih aktif.

    Panas tersebut akan hilang saat Anda berhenti berolahraga atau saat Anda tidur. Ini merupakan masalah khusus bagi atlet profesional. Jadi, tetaplah latihan, namun jangan terlalu memforsir tubuh.

    4. Kasur Tidak Nyaman
    Beberapa kasur diciptakan memberikan kenyamanan namun sirkulasi udara di dalamnya tidak berjalan dengan baik. Hal itu membuat kasur terasa panas dan lembab. Selain itu, penggunaan alas tidur plastik juga dapat menyebabkan orang merasa panas di malam hari.

    Ada beberapa solusi sederhana untuk membantu Anda merasa lebih sejuk, misalnya, menggunakan selimut yang lebih ringan atau piyama dengan bahan yang bagus untuk kulit sensitif. Pilih juga sprei dengan bahan yang bagus, lembut dan tidak panas.

    Baca: Berkeringat Tanda Sehat, tapi Kenapa Bisa Berbau?

    5. Alkohol
    Terlalu banyak mengkonsumsi alkohol dapat menyebabkan keringat berlebih pada malam hari. Alkohol mempengaruhi sistem saraf pusat, sistem peredaran darah, dan hampir setiap bagian dari tubuh Anda. Alkohol dapat meningkatkan detak jantung Anda dan memperlebar pembuluh darah di kulit. Hal itu dapat memicu keringat berlebih.

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.