Sabtu, 17 November 2018

Waspada Kesepian, Tanda Kesehatan Mental Terganggu? Cek Risetnya

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Kiichiro Sato

    AP/Kiichiro Sato

    TEMPO.CO, Jakarta - Satu dari empat orang Australia dilaporkan hidup dalam kesepian, dengan dampak besar pada kesehatan fisik dan mental mereka, demikian hasil penelitian terkini.

    Baca juga: Kesepian, Sehat atau Berbahaya? Simak 9 Faktanya

    Kesepian sangat berkaitan dengan kualitas hidup yang lebih buruk, kesejahteraan fisik yang lebih rendah dan ketidak-nyamanan sosial yang lebih besar, demikian temuan dari survei besar yang dilakukan oleh perhimpunan profesi Australian Psychological Society dan Swinburne University of Technology, yang disiarkan pada Kamis malam 8 November 2018.

    Hampir 30 persen orang Australia tidak merasa menjadi bagian dari kelompok teman, sedangkan satu dari empat orang merasa mereka tidak memiliki banyak kesamaan dengan orang di sekeliling mereka, kata perhimpunan tersebut di dalam satu pernyataan.

    Temuan itu, yang dirangkum dari survei atas lebih dari 1.600 orang Australia dan digadang-gadang sebagai yang paling lengkap, juga memperlihatkan bahwa hampir 55 persen warga merasa kurang ditemani "setidaknya kadang-kala", dan jumlah orang dewasa muda paling banyak (62 persen) dibandingkan dengan orang yang berusia lanjut (46 persen).
    Ilustrasi wanita depresi menggenggam ponsel. shutterstock.com
    Orang dengan tingkat kesepian paling tinggi mengalami lebih banyak gejala kesehatan fisik, termasuk susah tidur, sakit kepala, sakit perut, mual, demam dan infeksi, kata perhimpunan itu, sebagaimana dikutip Xinhua – yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat. Mereka juga melaporkan tingkat yang lebih tinggi depresi, cemas, kesulitan sosial dan hilangnya keyakinan, katanya.

    "Juga lebih sering, orang-orang tersebut dikelilingi teman. Tapi jika pertemanan ini tidak memenuhi kebutuhan seseorang, seperti merasa didukung atau terhubung, maka mereka masih tetap merasa kesepian sekalipun mereka sedang bersama teman mereka," kata Dr. Michelle Lim dari universitas tersebut.

    "Diperkuatnya hubungan yang ada dan dibangunnya keintiman penting," tambah wanita ilmuwan itu.

    "Apakah itu keluarga, teman, tetangga, rekan kerja sama kita, atau orang asing yang kita temui, hubungan sosial membuat hidup kita lebih kaya. Semua itu penting buat kesehatan yang baik," kata Presiden Perhimpunan tersebut Ros Knight.

    Ada strategi yang dapat dilaksanakan semua orang tapi pemerintah juga perlu memperhatikan dampak dari kesepian dan melancarkan campur-tangan dalam kebijakan kesehatan, katanya.

    "Temuan ini penting sebab semuanya memperlihatkan bahwa kesepian adalah masalah kesehatan. Kita perlu mempertimbangkan pendekatan mengenai kesepian sebagai bagian dari strategi kesehatan mental dan kesehatan kita," tambah wanita ilmuwan itu.

    Baca juga: Iklan Kesehatan Tradisional Marak Beredar, Simak Aturannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.