Waspada 5 Gejala Pneumonia Seperti yang Dialami Stan Lee

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stan Lee mendengarkan musik klasiik saat adegan pertarungan Spider-Man and The Lizard dalam film The Amazing Spider-Man pada 2012.  Legenda komik Marvel, Stan Lee meninggal dunia di usianya ke-95 tahun. youtube.com

    Stan Lee mendengarkan musik klasiik saat adegan pertarungan Spider-Man and The Lizard dalam film The Amazing Spider-Man pada 2012. Legenda komik Marvel, Stan Lee meninggal dunia di usianya ke-95 tahun. youtube.com

    TEMPO.CO, New York – Pencipta tokoh superhero Marvel, Stan Lee dikabarkan meninggal pada Senin, 12 November 2018 dini hari, waktu setempat. Ia diketahui menghembuskan napas terakhirnya saat hendak menuju Cedars-Sinai Medical Center. Hal ini pun telah dikonfirmasi putri serta pengacara keluarga Lee.

    Baca juga: Stan Lee Meninggal karena Pneumonia? Cek Cara Mencegahnya

    Menurut kabar yang ada, bapak superhero ini telah berjuang melawan pneumonia atau paru-paru basah sejak setahun silam. Penyakit ini diketahui tergolong sebagai penyakit yang umum terjadi bagi anak-anak hingga orang dewasa. Bahkan, menurut sebuah riset, pneumonia masih menjadi penyebab kematian anak-anak nomer satu di seluruh dunia.

    Secara garis besar, pneumonia atau paru-paru basah merupakan pembengkakan saluran pernapasan akibat kantong udara kecil yang dipenuhi oleh cairan. Hal ini disebabkan oleh bakteri dan virus yang menghinggap di dalam tubuh akibat gaya hidup yang kurang bersih.

    Rupanya, masih banyak masyarakat yang awam mengenai gejala pneumonia ini. Ini disebabkan karena tahap awal penyakit tersebut menyerupai penyakit batuk pilek biasa sehingga seringkali diabaikan. Lantas, apa saja ciri-ciri dan gejala pneumonia?

    1. Batuk berdahak
    Batuk berdahak merupakan gejala klasik dari pneumonia. Bakteri yang menyebabkan infeksi akan membentuk dahak berwana hijau atau kuning. Apabila warnanya berubah kemerahan atau menyerupai darah, itu merupakan invasi jaringan paru-paru oleh patogen.

    2. Sesak napas
    Seperti yang diketahui, pneumonia adalah penyakit infeksi pada bagian paru-paru. Patogen yang menyebabkan penyakit ini akan menyerang kantung udara atau alveoli yang merupakan struktur fungsional paru-paru. Oleh sebab itu, penderita akan merasa terganggu dalam hal pernapasan.

    Baca juga: Kisah Cinta Stan Lee: Joan Adalah Istri yang Sempurna

    3. Kebingungan
    Sesak napas yang dialami dapat menyebabkan otak kekurangan oksigen dan zat-zat penting lainnya dalam tubuh. Hal ini yang kemudian menyebabkan keadaan delirium atau kebingungan dan berpikir tidak jelas. Umumnya, ini akan terjadi pada orang tua.

    4. Perubahan warna pada bibir dan kuku
    Bakteri yang menyebabkan pneumonia akan membuat penderitanya kekurangan oksigen dalam sel-sel tubuh. Hal ini akan menyebabkan perubahan warna pada bibir dan kuku. Bibir akan berubah warna menjadi pucat hingga kebiruan, sedangkan kuku akan berubah warna menjadi putih pucat (leukonikia).

    5.Demam
    Secara khusus dialami anak-anak, demam biasanya akan tinggi atau lebih dari 37,7 derajat celcius. Hal ini akan disertai dengan menggigil. Namun pada orang dewasa, demam yang dirasakan hanya merupakan demam ringan.

    Baca juga: Perjalanan Karier Stan Lee, dari Pesuruh hingga Penulis Terkenal

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | WEBMD | HEALTHLINE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.