Minggu, 15 September 2019

Reuni 212, Pesan Arie Untung : Ikut Serta atau Kolaborasi

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebriti Arie Untung bersuafoto dengan jamaah yang hadir di Tabligh Akbar bertema Hijrahku Bahagiaku di Masjid Al-Alzhar, Jakarta, 21 September 2017. Tabligh Akbar ini bertujuan untuk menyambut Tahun Baru Islam 1439 H. TEMPO/Ilham Fikri.

    Selebriti Arie Untung bersuafoto dengan jamaah yang hadir di Tabligh Akbar bertema Hijrahku Bahagiaku di Masjid Al-Alzhar, Jakarta, 21 September 2017. Tabligh Akbar ini bertujuan untuk menyambut Tahun Baru Islam 1439 H. TEMPO/Ilham Fikri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pagi tadi, Monas sempat dipenuhi para peserta Reuni 212. Banyak orang yang mengunggah kondisi Monas yang penuh dengan para peserta aksi Reuni 212 di media sosial. Salah satunya adalah presenter Arie Untung.

    Baca: Duduk di Kursi Roda, Jaja Miharja Ikut Reuni 212 dari Dini Hari

    Arie mengunggah foto lautan manusia dengan pakaian putih yang dipotret dari udara. Belum dapat dipastikan apakah Arie Untung ikut dalam rombongan Reuni 212. Yang pasti, ia dijadwalkan menjadi salah satu pembicara sebuah acara berjudul Jalan Hijrah di Semarang, Jawa Tengah pada Ahad 2 Desember 2018 pukul 11.00-14.30.

    Arie memberikan judul tulisannya 'Join atau Kolaburasi' (ikut serta atau kerja sama) dalam keterangan foto Reuni 212 yang diunggah Arie. Ia pun berpesan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk melupakan perbedaan. "Indonesia bukan tergantung berapa 'nomormu'," katanya.

    Ia mengingatkan masyarakat bahwa secara hakikatnya, semua orang Indonesia adalah saudara. "Jika ada persaingan, bersainglah dengan damai dan tanpa benci. Tetaplah saling menyayangi," katanya.

    Suami Fenita Arie ini mengajak semua orang untuk mengembalikan persatuan dan menghargai perbedaan pendapat dengan santun. "Tanpa memfitnah dan menjatuhkan," katanya.

    "Aku hargai kamu, Kamu hargailah juga aku," katanya.

    Ia menduga banyak orang yang sudah tahu bagaimana posisi (politiknya). Ia mempersilakan bila ada orang yang memiliki posisi (politik) yang berbeda dengan dirinya. "Aku tetap menyayangi kamu," katanya.

    Menurutnya, di manapun posisi politik seseorang itu tidak masalah baginya. "Yuk hidup bersama dalam damai. Berbeda namun tetap bergandengan dengan damai," katanya.

    Dalam bahasa Inggris Arie mengakhiri pesannya dengan ajakan kepada rakyat Indonesia bahwa di antara penduduk Indonesia yang semua bersaudara, tidak ada pilihan 'perang'. "Hanya ikut serta atau kerja sama," kata Arie.

    Baca: Reuni 212, PT KAI: Penumpang Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara

    Arie mengunggah foto itu pada 2 Desember 2018 sekitar pukul 8. Pesan perdamaian itu pun diunggah kembali di akun media sosial aktor Teuku Wisnu yang terlihat ikut dalam rombongan Reuni 212.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.