Senin, 17 Desember 2018

Bukan Lemak Penyebab Kegemukan, Tilik Biang Keladinya

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Burger dan kentang goreng. Dok. TEMPO/Arnold Simanjuntak

    Ilustrasi Burger dan kentang goreng. Dok. TEMPO/Arnold Simanjuntak

    TEMPO.CO, Jakarta - Kegemukan bukan lemak melainkan terlalu banyak mengasup makanan tinggi kalori. Misalnya, Anda sarapan nasi padang.Penyebab Kepala Instalasi Gizi Rumah Sakit YPK Mandiri Jakarta, Silvia Anita, S.Gz, menjelaskan penyebab utama

    Baca juga: Makanan Ini Membuat Timbunan Lemak di Bagian Tubuh Tertentu

    Di sela sarapan dan makan siang, Anda mengudap burger yang kalorinya setara dengan seporsi nasi padang. Kemudian makan siang dan sorenya, Anda ngopi cantik sambil mengunyah keik.

    “Kelebihan kalori itu disimpan oleh tubuh dalam bentuk lemak. Begitu pula kelebihan karbohidrat, protein, dan mineral disimpan tubuh dalam bentuk lemak. Jadi bukan salah lemaknya,” urai Silvia seraya menambahkan, ada cara sederhana mengecek kelebihan lemak, dengan mengukur lingkar pinggang.

    Laki-laki yang lingkar pinggangnya lebih dari 90 cm disebut kegemukan, sedangkan perempuan lebih dari 80 cm.

    “Di sasana, biasanya tersedia alat pengukur persentase lemak tubuh. Berdasarkan persentase, idealnya perempuan memiliki 21-32 persen lemak sedangkan laki-laki 10-22 persen. Persentase laki-laki lebih sedikit karena mayoritas tubuh mereka terdiri dari otot dan protein. Ingat, kegemukan memperbesar risiko terkena diabetes, gangguan ginjal, jantung, dan hipertensi,” pungkasnya.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fintech Lending, Marak Pengutang dan Pemberi Utang

    Jumlah lender dan borrower untuk layanan fintech lending secara peer to peer juga terus bertumbuh namun jumlah keduanya belum seimbang.