3 Tips Cara Mendorong Anak Belajar Bahasa Asing

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak laki-laki bercerita pada ibunya. cdn.com

    Ilustrasi anak laki-laki bercerita pada ibunya. cdn.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Terapis wicara asal Berlin, Lucas, memiliki 3 kiat untuk mencorong anak menguasai lebih dari satu bahasa. Bantuan orang tua tentunya sangat penting dalam proses ini.  Lucas sendiri mempunyai tiga anak yang ahli dua bahasa sekaligus. 

    Baca: Ge Pamungkas Ingin Punya Banyak Anak, Kalau Bisa Kembar Empat

    1. Satu Orang Satu Bahasa
    Orang tua bisa melakukan pendekatan satu orang satu bahasa. Jika ibu menggunakan bahasa ibu, maka ayah yang harus konsisten berbahasa asing, misalnya bahasa Inggris. Konsistensi akan memudahkan anak melakukan pergantian bahasa. “Anak-anak terkadang memilih menjawab hanya dengan satu bahasa, ini normal. Namun bilingualisme bisa berkembang dengan cara dinamis tergantung pada input dan kesempatan,” kata Lucas.

    2. Teruslah Mengobrol
    Tidak ada cara lain mengajarkan bahasa selain dengan banyak berbicara. Stimulasi mereka untuk menguasai bahasa tertentu dengan mempraktikkan bahasa tersebut dalam keseharian. Agar anak tertarik mengobrol dengan bahasa asing, kata Lucas, “Amati fokus dan perhatian anak. Lalu berkomunikasilah dengan membicarakan hal-hal yang mereka sedang lakukan atau apa yang sedang terjadi dengan bahasa sederhana dan kalimat-kalimat yang sedikit lebih panjang dari yang biasa digunakan anak.”

    Baca: Atasi Kesedihan Anak karena Kematian Orang Terkasih

    3. Buat Menyenangkan
    Buatlah belajar bahasa menjadi hal yang menyenangkan. Misalnya dengan bernyayi, bermain kata-kata, dan membaca buku sesuai usia anak. “Anda boleh berekspektasi bahwa anak bilingual mampu mencapai kemampuan tertentu (seperti kata pertama, kalimat pertama, dan kalimat lengkap pertama) di waktu yang sama dengan anak-anak monolingual,” kata Lucas.

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rincian Pasal-Pasal yang Diduga Bermasalah di Revisi UU KPK

    Banyak pasal dalam perubahan kedua Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, atau Revisi UU KPK, yang disahkan DPR, berpotensi melemahkan KPK.