Senin, 17 Desember 2018

Perawatan Kulit di Klinik Kecantikan, Berapa Usia yang Tepat?

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi remaja dandan. unicasport.com

    Ilustrasi remaja dandan. unicasport.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjaga kesehatan dan kecantikan kulit sebaiknya dilakukan sejak dini. Oleh karenanya saat ini banyak anak perempuan yang sudah mengenal pelbagai produk kecantikan untuk wajah mereka. Bahkan tak jarang gadis yang baru pubertas melakukan perawatan wajah di klinik kecantikan. Namun sebenarnya, di usia berapakah kita boleh melakukan perawatan wajah di klinik.

    Baca juga: Siap-siap Rp 50 Juta ke Klinik Kecantikan, Kulit Bisa Awet Muda

    Menurut dr. Kartini Ong dari Crystal Aesthetic Clinic, Jakarta, anak-anak di bawah 17 tahun boleh melakukan perawatan di klinik kecantikan asal memang anak tersebut sudah memilliki masalah kulit.

    "Kalau ada orang yang umurnya baru 17 tahun tetapi dia sudah mengalami masalah kulit seperti kusam bahkan mulai berjerawat atau berjerawat yang parah maka irtu sudah boleh melakukan treatment. Saya pernah mendapat pasien paling muda yakni seseorang berusia 8 tahun. Dia datang ke saya dalam kondisi berjerawat dan akhirnya saya ambil tindakan untuk meredakan jerawatnya tersebut," terangnya saat ditemui di acara temu media Crystal Aesthetic Clinic x Mimosa Lux di Jakarta beberapa waktu lalu.

    Namun tindakan perawatan untuk anak-anak memang berbeda dibanding dengan orang dewasa. Selain itu, dr. Kartini juga menyarankan jika ada anak dibawah 17 tahun yang ingin melakukan perawatan maka sebisa mungkin didampingi orang dewasa yang lebih mengerti.

    "Kalau pasien saya masih muda sekali maka penanganannya tentu disesuaikan dengan problem kulit yang dia hadapi. Biasanya mereka juga datang bersama ibu mereka jadi saya akan menjelaskan kepada si anak dan ibunya tentang tindakan yang akan saya ambil," tutupnya.

    Baca juga:  Heboh Derma Skin Care, Tilik KLIK Cara Aman Pilih Kosmetik

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fintech Lending, Marak Pengutang dan Pemberi Utang

    Jumlah lender dan borrower untuk layanan fintech lending secara peer to peer juga terus bertumbuh namun jumlah keduanya belum seimbang.