Mengatasi Masalah Anak Saat Bercerai? Simak Solusi Gading Marten

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Liburan bertiga di Singapura beberapa waktu lalu, Gading Marten, Gisella dan Gempi naik kereta gantung dari Mount Faber. (Instagram @gadiiing)

    Liburan bertiga di Singapura beberapa waktu lalu, Gading Marten, Gisella dan Gempi naik kereta gantung dari Mount Faber. (Instagram @gadiiing)

    TEMPO.CO, Jakarta - Masih banyak yang menyayangkan perceraian Gisella Anastasia (28) dan Gading Marten (36).  Selain mereka selalu tampak mesra, ada si kecil Gempita Nora Marten (3) yang lagi lucu-lucunya. Dia sangat lengket dan manja pada papanya.

    Baca juga: Gaya Gading Marten Bersikap Gentleman

    “Papa, you are so handsome,” celoteh Gempi suatu kali, dalam rekaman video yang diunggah Gading di Instagramnya pada 19 November lalu.

    “Siapa  lagi yang bilang kita ganteng kalau bukan anak sendiri. Ha ha ha. Makasih Empiii cantik,” Gading mengomentari video tersebut.Warganet mengkhawatirkan kondisi psikologis Gempi. Bagaimana Gading dan Gisel menjelaskan kepada Gempi bahwa papa-mamanya berpisah?

    Ini adalah bagian terberat. Sekalipun berpisah, Gading dan Gisel berkomitmen, tetap bekerja sama membesarkan Gempi. Sebelum bulat memutuskan bercerai, mereka melakukan konsultasi dengan psikolog, khusus mencari solusi terbaik soal Gempi.

    “Kami bertanya ke ahlinya, bagaimana cara paling tepat menjelaskan ke Gempi. Untuk sekarang ini, kami jalani sesuai porsinya saja. Usia dia sekarang masih 3 tahun. Sebagai orang tua tentu saja kami sangat menyesal. Kami enggak bisa menampilkan keluarga yang utuh. Tapi kami berusaha semaksimal mungkin, selalu ada untuk dia. Tentu nanti, seiring berjalannya waktu, ada cara-cara dan tahapan-tahapannya (menjelaskan),” kata Gisel yang didamping Gading Marten, saat jumpa pers, Rabu, 28 November 2018 di Veranda Hotel, Pakubuwono, Jakarta.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.