Hari Ibu: Selain Mom Shaming, 3 Faktor Ini pun Bisa Bikin Panik

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu di dalam rumah yang berantakan. ph.theasianparent.com

    Ilustrasi ibu di dalam rumah yang berantakan. ph.theasianparent.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang Hari Ibu, 22 Desember 2018, ini banyak hal  yang membuat seorang ibu panik, termasuk mom shaming. Apa saja yang menjadi pemicunya?

    Baca juga: Ibu Zaman Now, Kini Lebih Stres? Cek Sebab dan Solusinya

    Psikolog TigaGenerasi Saskhya Aulia Prima, M.Psi mengatakan ada empat pemicu kepanikan yang kerap menimpa para ibu di Indonesia, salah satunya komentar dari orangtua dan mertua.

    “Pertama, komentar dari grandparents, khususnya bagi pasangan yang tinggal bersama orang tua atau mertua,” ujar Saskhya di Jakarta, Selasa. 

    Menurutnya, generasi berbeda pasti memiliki cara berpikir pula, termasuk urusan mendidik anak menjadi tantangan tersendiri bagi Ibu masa kini. 

    “Kerap dihadapkan dengan membesarkan anak sesuai zaman atau mendengarkan orang tua yang memiliki pengalaman lebih,” imbuhnya. 

    Kedua, sambungnya, milestone anak. Tumbuh kembang anak itu tidak harus sama antara anak yang satu dengan anak lainnya atau terpatok dengan usia. 

    “Ketiga, sulitnya menjadi stay at home mom. Muncul pertanyaan dari para ibu masa kini, manakah yang terbaik untuk anak atau keluarga? Apakah menjadi full time mom atau tidak apa-apa untuk tetap bekerja? Itu yang kerap menjadi kegalauan para ibu masa kini,” ungkap Saskhya. 

    Terakhir, sambungnya, mom shaming atau merendahkan pengasuhan yang dilakukan oleh seorang ibu dari pilihan sang pengkritik.

    “Kasus yang sering saya jumpai adalah masalah berat badan anak. Bila berat badan anak tidak naik, nantinya akan menyalahkan sang ibu akibat memberikan makan yang tidak benar,” pungkasnya. 

    Baca juga: Ragam Panggilan Ibu di Berbagai Tempat, Ada Amak juga Ambu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lembaga Survei: 5 Hal Penting dalam Quick Count Pilpres 2019

    Perkumpulan Survei Opini Publik angkat bicara soal quick count di Pemilu dan Pilpres 2019 yang diragukan kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.