Minggu, 15 September 2019

Diplomasi Puisi Ala Habiburahman El Shirazy

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Media Kerajaan Arab Saudi Awwad Ala Awwad berjabat tangan dengan Habiburrahman El Shirazy/Antaranews

    Menteri Media Kerajaan Arab Saudi Awwad Ala Awwad berjabat tangan dengan Habiburrahman El Shirazy/Antaranews

    TEMPO.CO, JakartaPuisi adalah senjata seorang penyair. Penulis buku Habiburahman El Shirazy atau yang kerap disapa Kang Abik, menjadikannya sebagai senjata diplomasi yang ampuh dalam diplomasi antara Indonesia dan Arab Saudi.

    Baca: Dituduh Hina Negara, Penyair Mesir Divonis 3 Tahun Penjara

    Di hadapan Menteri Media Kerajaan Arab Saudi Awwad Al Awwad, seniman yang terkenal dengan novel "Ayat-Ayat Cinta itu", membacakan puisi berjudul "Hukaka Sajarah" atau "Di Sana ada Pohon" yang isinya menggambarkan eratnya hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Saudi.

    Menurut Kang Abik, ikatan yang terjadi antara Saudi dan Indonesia memang amat istimewa, kedua bangsa bukan hanya sekedar teman tapi saudara. Ukhuwah Saudi-Indonesia itu terikat dengan erat karena bersifat ukhrowiyah, atau diikat karena keyakinan dan Al Quran, kata Kang Abik.

    Jutaan masyarakat Indonesia selalu mendambakan datang mengunjungi dua kota suci, Makkah dan Madinah, untuk menunaikan haji dan umrah. Muslim Indonesia datang dari pelosok negeri untuk memenuhi panggilan Tuhan dan memenuhi kerinduan akan kekasih mereka, Nabi Muhammad SAW.

    Oleh karena itu, melalui Menteri Al Awwad, Habibburahman meminta agar Kerajaan Arab Saudi senantiasa bisa menjaga harmoni itu dengan menjunjung tinggi nilai-nilai hubungan saling pengertian dan menghormati dengan Indonesia, agar persaudaraan kedua negara langgeng laksana "pohon yang menjulang ke langit".

    Menteri kerajaan Arab Saudi, yang dengan khitmad menyimak puisi Kang Abik, secara spontan menyalami penulis lebih dari 16 novel itu, selepas ia menyelesaikan puisinya. Al Awwad mengaku tersentuh atas puisi itu dan berjanji mewujudkan harapan Kang Abik.

    Baca: Anak Wiji Thukul Luncurkan Buku Puisi Kau Berhasil Jadi Peluru

    Berikut terjemahan puisi yang dibacakan Kang Abik.

    Di Sana Ada Pohon

    Di sana ada pohon
    Tumbuh di bumi
    Menjulang di langit
    Ditanam oleh orang-orang baik
    Orang-orang Indonesia
    Dan Saudi Arabia

    Di sana ada pohon
    Tumbuh di bumi
    Menjulang di langit
    Akarnya kokoh tumbuh
    Dari doa-doa
    Dan munajat
    Dari relung jiwa
    Orang-orang Indonesia
    Dan Saudi Arabia

    Di sana ada pohon
    Tumbuh di bumi
    Menjulang di langit
    Buahnya kemakmuran dan kedamaian
    Pohon itu adalah
    Pohon cinta dan persaudaraan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.