Mitos atau Fakta? Ini 6 Hal Penting Diketahui tentang Tabir Surya

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan pemain Real Madrid dan Manchester United David Beckham, menyemprotkan tabir surya untuk melindungi kulit keemasannya dari sinar matahari di pantai Malibu. dailymail.co.uk

    Mantan pemain Real Madrid dan Manchester United David Beckham, menyemprotkan tabir surya untuk melindungi kulit keemasannya dari sinar matahari di pantai Malibu. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Walaupun sekarang ini sudah mulai banyak orang sadar akan pentingnya menggunakan tabir surya untuk kegiatan sehari-hari, ternyata masih banyak hal-hal yang harus diluruskan dari sekian banyak mitos yang beredar tentang pelindung kulit dari sinar matahari ini.

    Baca: Produk Perawatan Kulit Malam Boleh Dipakai Pagi Hari, Asalkan

    Memang tidak ada tabir surya yang benar-benar memberikan perlindungan mutlak dari sinar matahari yang berbahaya, namun dengan menggunakan produk yang tepat dan dengan cara yang benar tentunya akan memberikan manfaat yang jauh lebih baik untuk kulit kita.

    Ini dia beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika menggunakan tabir surya.

    1. Pilih tabir surya yang mempunyai perlindungan setidaknya SPF 30+
    SPF 30 adalah perlindungan minimum yang dibutuhkan oleh kulit kita. SPF yang lebih rendah dari itu akan memberikan perlindungan kurang untuk kulit. Apalagi jika kita harus berada di luar ruangan untuk jangka waktu yang lama, maka pilihlah produk dengan tingkat SPF yang lebih tinggi.

    2. Oleskan tabir surya 15-30 menit sebelum keluar rumah
    Agar tabir surya menjadi efektif, produk harus sepenuhnya diserap oleh kulit sebelum terpapar matahari. Jadi, minimal pakailah tabir surya 15 menit sebelum keluar dari rumah untuk memberikan waktu bagi produk agar terserap.

    3. Uji sejumlah kecil produk pada kulit sebelum aplikasi
    Oleskan sedikit tabir surya di pergelangan tangan kita terlebih dahulu untuk memeriksa reaksi alergi jika kita mencoba produk untuk pertama kali atau beralih ke merek baru. Jika produk terlihat menyebabkan reaksi alergi, hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter kulit mengenai tabir surya mana yang cocok untuk kulit kita.

    4. Gunakan tabir surya setiap hari, sepanjang tahun
    Sinar matahari yang berbahaya bertahan di semua musim, baik musim kemarau atau musim hujan. Bahkan pada saat hari mendung dan berawan, tetap gunakan tabir surya untuk melindungi kulit karena sinar UV masih bisa menembus lapisan tebal awan, sehingga tetap bisa merusak kulit kita.

    5. Jangan pakai tabir surya pada wajah
    Pastikan kita memakai tabir surya ke setiap bagian tubuh, terutama tangan, lengan bawah, paha dan telinga, yang biasanya terkena sinar matahari. Tidak hanya rentan terhadap penuaan, tetapi risiko melanoma atau kanker kulit juga sangat tinggi di bagian-bagian tubuh ini.

    Baca: Yuk Bikin Tabir Surya Sendiri, Dijamin Lebih Aman dan Hemat

    6. Jangan lup mengaplikasikan tabir surya lagi
    tabir surya sangat mudah luntur karena berkeringat atau kontak dengan air. Maka aplikasikan tabir surya kembali sesering mungkin, idealnya setiap 2 jam.

    Perlu diingat juga bahwa selain menggunakan tabir surya, kita juga perlu untuk menjaga kulit agar tetap tertutup untuk melindungi diri kita dari penyakit kulit yang disebabkan oleh paparan sinar matahari. 

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.