Lama Jadi Jomblo, Ini Solusi Sandiaga Uno Versus Ridwan Kamil

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi jomblo. hipwee.com

    Ilustrasi jomblo. hipwee.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Berbagai resolusi mungkin sudah Anda siapkan untuk menghadapi tahun 2019. Apakah salah satu resolusi Anda adalah berganti status dari jomblo menjadi berpasangan atau bahkan menikah?

    Baca: 4 Zodiak Ini Malas Menjomblo, Cek Alasannya

    Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil memiliki beberapa solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki resolusi #2019gantistatus.

    Dalam salah satu video yang diunggah Sandiaga Uno dalam akun Instagramnya, ada seseorang yang bertanya kepada Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 ini 'Apa tindakan Sandiaga pada warga Indonesia yang jomblo kelamaan'.

    Sandiaga menjawab bahwa biasanya masyarakat yang berstatus jomblo terlalu lama tidak memiliki penghasilan. "Sehingga mereka tidak percaya diri," kata Sandiaga pada unggahannya 31 Desember 2018.

    Menurut Sandiaga, bila orang memiliki penghasilan yang tetap dan usaha, rasa percaya dirinya akan tinggi ketika hendak menyukai pasangan atau ingin nembak orang. "Orang itu (yang punya penghasilan), penuh dengan keyakinan," kata Sandiaga.

    Baca: 8 Alasan Kenapa Menjadi Jomblo Itu Menyenangkan

    Sandiaga menilai para wanita menyukai orang-orang yang yakin. Sandiaga Uno berjanji akan membuka banyak peluang para jomblo untuk mendapatkan penghasilan. "Sebagai entrepreneur, atau mereka bisa dapat lapangan kerja berbasis revolusi industri," kata Sandiaga Uno.

    Sandi mengingatkan selama seseorang ada kemauan untuk berusaha dan mau untuk belajar, orang itu pasti akan mencapai kesuksesan. "Dengan anak muda punya penghasilan dan kepercayaan diri, Insya Allah lebih mudah bersosialisasi dan lebih cepat meninggalkan status jomblo," katanya.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memiliki cara lain untuk atasi masalah jomblo. Ketika ada orang yang meminta bantuan Ridwan Kamil untuk dicarikan jodoh, Ridwan Kamil pun membagikan beberapa kiat. Ia menyarankan agar para pencari jodoh ini perbanyak bergaul. "Ikutan komunitas, organisasi, pengajian dll, biasanya sih dengan usaha dan niat Allah pasti permudah urusan kita," katanya.

    Walau begitu, ada pula cara lain untuk mencari jodoh di zaman digital ini. "NAMUN di zaman digital sekarang mah banyak cara, salah satunya lewat apps jodoh. ______ Ada banyak jenisnya Tantan, RKjodoh, Badoo, Tinder, Frim, Momo, Whoshere dll," katanya sambil mengunggah beberapa kesuksesan pasangan yang bertemu lewat aplikasi jodoh itu.

    Baca: Djarot Ingatkan Jangan Lama Jomblo, Anies: Berkaca Dulu

    Namun Kang Emil pun meminta masyarakat tetap waspada bila benar-benar akan menggunakan aplikasi jodoh. "Namun harus hati-hati juga sering jadi media untuk hal-hal negatif dan kriminalitas. Tag temanmu yang resolusinya: "2019 BERTEMU JODOH". Selamat Tahun baru!!" katanya. 

    Anda masih berstatus jomblo di awal 2019 ini? Kira-kira tips dari siapa yang Anda akan jalani?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.