Stres dan Berat Badan Besar Sebabkan Disfungsi Ereksi, Apa Lagi?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi disfungsi ereksi. Shutterstock

    Ilustrasi disfungsi ereksi. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Pria yang mengalami disfungsi ereksi sudah pasti tidak bisa mencapai orgasme. Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi penis untuk melakukan senggama yang memuaskan. Ereksi terjadi ketika darah mengisi dua ruang yang dikenal sebagai corpora cavernosa. Hal ini menyebabkan penis membesar dan kaku, seperti balon yang diisi dengan udara.

    Baca: Sel Punca Untuk Mengobati Disfungsi Ereksi, Ini Kata Ahli

    Proses ini dipicu oleh impuls dari otak dan saraf genital. Apa pun yang menghalangi impuls ini atau membatasi aliran darah ke penis dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Menurut webmd dan everydayhealth, berikut adalah 4 hal yang menyebabkan disfungsi ereksi.

    Stres
    Stres akan pekerjaan dan tanggung jawab yang Anda lakukan nyatanya berkontribusi untuk menimbulkan disfungsi ereksi. Para ahli menyimpulkan, stres dapat merugikan banyak bagian tubuh Anda, termasuk penis Anda. Hal ini terjadi lantaran kegembiraan seksual dimulai di kepala Anda dan mulai menurun. Atasi stres dengan membuat perubahan gaya hidup yang meningkatkan kesejahteraan dan relaksasi, seperti berolahraga secara teratur dan cukup tidur.

    Obat-obatan
    Obat yang Anda minum nyatanya dapat mengganggu performa Anda saat melakukan hubungan intim dengan pasangan. Beberapa contoh obat-obatan tersebut adalah untuk tekanan darah, penghilang rasa sakit dan antidepresan. Obat-obatan yang dijual bebas seperti amfetamin, kokain, dan ganja juga dapat menyebabkan masalah seksual pada pria.

    Kondisi kesehatan
    Banyak kondisi kesehatan yang dapat mempengaruhi saraf, otot dan aliran darah yang diperlukan untuk ereksi. Diabetes, tekanan darah tinggi, pengerasan pembuluh darah, cedera tulang belakang, dan multiple sclerosis dapat berkontribusi pada disfungsi ereksi. Pembedahan untuk mengobati masalah prostat atau kandung kemih juga dapat mempengaruhi saraf dan pembuluh darah yang mengontrol ereksi.

    Baca: Jalan Kaki Bisa Cegah Disfungsi Ereksi, Apa Jurus Ampuh Lainnya?

    Berat badan yang ekstra
    Selain menurunkan kepercayaan diri Anda, berat badan yang berlebihan juga dapat memengaruhi kinerja seksual Anda. Pria gemuk memiliki kadar hormon testosteron yang lebih rendah. Padahal, testosteros penting untuk hasrat seksual dan menghasilkan ereksi. Kelebihan berat badan juga terkait dengan tekanan darah tinggi dan pengerasan pembuluh darah. Hal ini dipercaya dapat mengurangi aliran darah ke penis sehingga menyebabkan disfungsi ereksi.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | WEBMD | EVERYDAYHEALTH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.