Adopsi Anjing yang Terbuang, Apa Langkah - Langkahnya?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dog rescuer yang hadir di Paws

    Dog rescuer yang hadir di Paws "Dog's Dream Park Summarecon Mall Kelapa Gading." Tempo/Sarah Ervina Dara Siyahailatua

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak yang menyebut anjing sebagai sahabat manusia. Akan tetapi, tidak sedikit anjing yang ditinggal dan terlantar tanpa kejelasan. Ini terjadi karena beberapa faktor yang meliputi kelalaian sang pemilik, maupun kekerasan yang dilakukan padanya sehingga sang anjing lebih memilih untuk kabur.

    Baca: 5 Penyakit Akibat Gigitan Anjing, Kenali Gejala Darurat Dokter

    Organisasi Dog Rescue pun hadir untuk mengambil alih dan merawat anjing terlantar ini. Mereka merupakan organisasi non profit yang dibentuk atas dasar kemanusiaan dan kecintaan pada anjing. Menurut Indri Aristia, salah seorang penyelamat anjing dalam Dog Rescue yang hadir pada acara Paw’s “Dog’s Dream Park in Summarecon Mall Kelapa Gading, Sabtu, 5 Januari 2019, anjing memiliki perasaan yang dapat merasakan sakit dan tauma. Sehingga sangat krusial untuk mendapatkan perawatan intensif agar kembali seperti sedia kala.

    Salah satu anjing di area Paws “Dog’s Dream Park in Summarecon Mall Kelapa Gading”. Tempo/Sarah Ervina Dara Siyahailatua

    Pada dasarnya, cara menyelamatkan anjing terbagi menjadi dua, yaitu terjun langsung dan menerima kabar dari masyarakat. “Biasanya, kami mengangkut anjing di jalan-jalan yang terlihat tidak memiliki pemilik. Selain itu, kami juga sering mendapatkan telepon dari masyarakat yang memberikan kabar tentang anjing yang terlantar,” katanya.

    Karena ketidaktahuan akan riwayat anjing yang diadopsi, hal pertama yang para penyelamat alias rescuer lakukan adalah membawanya ke rumah sakit. “Anjing akan dibawa ke rumah sakit terlebih dahulu untuk mendapatkan perawatan. Hal ini digunakan untuk mencegah anjing lainnya untuk terjangkit penyakit. Setelah terlihat bugar, baru kami bawa ke rumah pemeliharaan,” kata Indri.

    Salah satu pengunjung yang membawa anjing ke Paws “Dog’s Dream Park Summarecon Mall Kelapa Gading”. Tempo/Sarah Ervina Dara Siyahailatua

    “Kondisi anjing pun menentukan berapa lamanya mereka berada di rumah sakit. Ada anjing yang trauma dengan kepalanya yang tersentuh. Hal ini diindikasi karena pemiliknya suka memukuli anjing tersebut di kepala. Trauma seperti ini biasanya memakan waktu 3 bulan. Tapi bisa lebih cepat jika sebelumnya hanya mengidap penyakit kecil seperti kutuan dan rabies,” kata Indri.

    Baca: Sebelum Pelihara, Simak 4 Fakta Soal Anjing Pitbull Ini

    Dengan semua dana yang terlihat begitu banyak dikeluarkan, komunitas Dog Rescue biasanya sering mengadakan penggalangan dana yang dipublikasi secara besar-besaran. Setiap informasi yang berkaitan dengan pemasukan dan pengeluaran pun akan disampaikan pada mereka yang memberikan bantuan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Sandiaga Uno Soal Tenaga Kerja Asing Tak Sebutkan Angka

    Sandiaga Uno tak menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Asing dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Begini rinciannya menurut Kementerian Ketenagakerjaan.