Presiden Korea Selatan Sebut Akan Ciptakan Generasi 2 BTS

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BTS menang Daesang Golden Disc Awards ke-33 (Soompi)

    BTS menang Daesang Golden Disc Awards ke-33 (Soompi)

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Korea Sleatan, Moon Jae In kembali menyebut boyband BTS dalam pidato tahun barunya. Seperti apa ya?

    Baca: Selain Eminem, Ini Musikus yang Albumnya Laris Sepanjang 2018

    Pada Kamis 10 Januari 2019, konferensi pers untuk merayakan tahun baru 2019 baru saja digelar di Blue House alias kediaman Presiden Korea Selatan. Presiden Moon Jae In dalam pidatonya berharap agar budaya Korea bisa tersebar lebih luas lagi dan menyebut jika BTS bisa membantu harapan itu untuk segera terwujud.

    "Dengan kebanggaan pada budaya kita, saya akan memastikan bahwa hal itu akan digunakan untuk memajukan agenda industri masa depan sehingga setiap warga negara dapat ikut menikmati rasa pencapaian," kata Moon Jae In.

    BTS bertemu dan foto bareng Presiden Moon Jae In bersama istrinya. Twitter/@bts_bighit

    Moon Jae In mengatakan banyak orang asing yang sangat menyukai budaya dan seni K-Pop melalui BTS dan drama Korea. "Aku akan bekerja untuk membangun lingkungan kompetisi yang adil untuk menciptakan generasi kedua BTS dan Hallyu (hal-hal berkenaan dengan budaya Korea) generasi ketiga sangat mungkin terjadi. Para kreator juga akan mendapatkan perlakuan yang sangat layak," lanjutnya.

    Presiden Moon Jae In dan BTS sebelumnya pernah bertemu saat grup tersebut diundang dalam konser persahabatan Korea dan Perancis di Paris pada tahun 2018 lalu. BTS juga sempat berfoto bersama Presiden Moon Jae In beserta istrinya, Kim Jung Sook.

    Baca: Hiy RM BTS Koleksi Boneka Seram Ini

    Para Army, penggemar BTS, pasti bangga sekali karena melihat berbagai prestasi grup idola mereka disebut oleh Presiden Korea Selatan. Bagaimana menurut kalian?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Sandiaga Uno Soal Tenaga Kerja Asing Tak Sebutkan Angka

    Sandiaga Uno tak menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Asing dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Begini rinciannya menurut Kementerian Ketenagakerjaan.