Robby Tumewu Kena Stroke, Cek Stroke dengan Tanda Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Serangan stroke pertama kali dialami Robby Tumewu saat mengisi acara live di sebuah stasiun televisi, yang tiba-tiba pingsan langsung dilarikan ke rumah sakit. Facebook/Robby Tumewu

    Serangan stroke pertama kali dialami Robby Tumewu saat mengisi acara live di sebuah stasiun televisi, yang tiba-tiba pingsan langsung dilarikan ke rumah sakit. Facebook/Robby Tumewu

    TEMPO.CO, Jakarta - Desainer sekaligus aktor Robby Tumewu dikabarkan meninggal pada Senin, 14 Januari 2019 pukul 00.15. Kabar duka tersebut menyebar lewat pesan pendek pada Senin pagi, 14 Januari 2019.

    Baca: Robby Tumewu Meninggal, Sudah 8 Tahun Menderita Stroke

    Robby memang telah mengidap penyakit yang cukup lama. Debby Sahertian, sahabatnya, dalam wawancara dengan awak media akhir tahun lalu bahkan menyebut bahwa Robby telah terkena stroke sejak Oktober 2010 silam.

    Dilansir dari webMD, pada tahun 2013, sebuah tim peneliti stroke telah merancang sebuah tes yang dapat digunakan oleh orang biasa untuk mendiagnosis stroke. Tes yang mudah dan tergolong cepat ini lantas dipercaya dapat berpotensi untuk menyelamatkan ribuan penderita stroke sehingga mendapatkan perawatan yang lebih cepat.

    Tes ini disebut sebagai F.A.S.T yang dalam Bahasa Indonesia memiliki arti cepat. Fast juga merupakan sebuah singkatan yang terdiri dari face atau muka, arms atau lengan, speech atau cara bicara dan time atau waktu. Begini cara mudah melihat tandanya menurut webMD dan healthline.

    1. Face atau muka
    Hal termudah untuk mengetahui bahwa diri Anda mengalami stroke adalah dengan melihat wajah Anda di cermin. Minta lah diri Anda untuk tersenyum atau menunjukkan gigi. Apabila salah satu dari sisi bibir Anda terlihat lemah, itu merupakan tanda klasik dari penderita stroke.

    2. Arms atau lengan
    Selain melihat diri Anda di depan cermin, Anda juga dapat meminta diri Anda untuk menutup mata sembari mengangkat kedua lengan Anda. Biasanya, penderita stroke tidak akan dapat mengangkat kedua lengannya dengan ketinggian yang sama. Ini dapat menjadi tanda lemahnya lengan Anda yang termasuk dalam salah satu ciri penderita stroke.

    3. Speech atau cara berbicara
    Dalam hal ini, Anda mungkin membutuhkan teman untuk berinteraksi. Mintalah teman Anda untuk mengucapkan sebuah kalimat yang nantinya akan Anda ikuti. Apabila Anda memiliki kesusahan untuk mengikuti perkataan yang disebutkan teman Anda, ini dapat menjadi salah satu tanda bahwa Anda mengidap stroke.

    Baca: Robby Tumewu Meninggal, Intip 4 Fakta Unik Hidupnya

    4. Time atau Waktu
    Waktu sangatlah penting bagi penderita stroke. Diharapkan, apabila Anda telah memenuhi tiga kriteria di atas, Anda harus segera menghubungi teman terdekat, keluarga atau bahkan pihak rumah sakit untuk memberikan pertolongan segera. Karena stroke merupakan salah satu faktor kematian dengan waktu yang tergolong singkat.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | TABLOIDBINTANG | WEBMD | HEALTHLINE


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Tata Tertib Penonton Debat Capres 2019, KPU Siapkan Kipas

    Begini beberapa rincian yang perlu diperhatikan selama debat Capres berlangsung pada Kamis, 17 Januari 2019. Penonton akan disediakan kipas oleh KPU.