Cek Keseriusan Pria dari Sikap Mereka di Kencan Pertama

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan berkencan. Shutterstock

    Ilustrasi pasangan berkencan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Jika pria keren yang menarik perhatian Anda ini menaksir Anda dan serius mengajak jalan, maka dia akan menunjukkan keseriusannya dalam segala hal. 

    Baca: Waspada Disfungsi Ereksi Bila Kekurangan Hormon Testosteron

    Julie Ferman, agensi pencari jodoh dan pakar kencan dari Los Angeles, Amerika Serikat mengatakan sama seperti Anda, ketika seorang pria punya perasaan, dia akan melakukan yang terbaik. Pertama dia tidak akan datang terlambat. Apalagi membuat Anda menunggu sampai lebih dari 30 menit.

    “Dia akan datang tepat waktu atau bahkan 10 menit sebelumnya. Sehingga dia bisa menyambut Anda, ketika Anda tiba,” kata Julie.

    Ilustrasi pasangan (pixabay.com)

    Selain itu dia juga akan memperhatikan penampilannya. Setidaknya dia tampil rapi, karena ini artinya dia mau Anda merasa dihargai dan merasa nyaman bersamanya. Perhatikan juga, apakah selama kencan perhatiannya terfokus pada Anda? Dia tidak bolak-balik memperhatikan layar ponsel, misalnya. Dia membiarkan ponselnya berbunyi dan lebih memilih mendengarkan Anda.

    “Jika pada kencan pertama, dia kerap kali mengecek ponselnya, dan banyak berucap. ‘maaf, sampai di mana kita tadi?’ kemungkinan tidak akan ada kencan kedua untuk kalian,” kata Julie. Artinya, Anda tidak cukup membuatnya tertarik dan membuatnya ingin mengenal Anda lebih jauh.

    Baca: 4 Kesalahan Kesehatan yang Sering Diabaikan Pria

    Selain itu, apakah dia mengantarkan Anda pulang dengan selamat sampai di rumah? Mau sejauh apa jaraknya, jika dia punya perhatian khusus pada Anda, dia akan mengantarkan Anda pulang, selepas berkencan. Bukan pulang sendiri-sendiri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.