10 Ancaman Kesehatan Global Versi WHO

Reporter:
Editor:

Dini Pramita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menurut data yang dikeluarkan World Health Organization pada 2012, kanker (termasuk kanker payudara) adalah salah satu penyakit paling mematikan di dunia.

    Menurut data yang dikeluarkan World Health Organization pada 2012, kanker (termasuk kanker payudara) adalah salah satu penyakit paling mematikan di dunia.

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Kesehatan Dunia (WHO) resmi mengeluarkan rilis 10 ancaman kesehatan global yang akan diperangi selama 2019 ini. Ancaman kesehatan tersebut mulai dari wabah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin, meningkatnya resistensi obat, melonjaknya angka obesitas, hingga penurunan kualitas kesehatan akibat pencemaran lingkungan dan perubahan iklim.

    Baca: WHO: Polusi Udara Membunuh 7 Juta Orang per Tahun

    Berikut daftarnya

    1. Polusi udara
    Sembilan dari sepuluh penduduk bumi menghirup udara yang terkontaminasi polusi setiap hari dan WHO menekankan polusi udara sebagai risiko lingkungan terbesar bagi kesehatan. Polutan mikroskopis di udara dapat menembus sistem pernafasan dan peredaran darah, merusak paru-paru, jantung, dan otak, menewaskan 7 juta orang setiap tahun karena kanker, dan penyakit paru-paru. Penyebab utama polusi udara adalah pembakaran bahan bakar fosil.

    2. Penyakit tidak menular
    Diabetes, kanker, dan penyakit jantung secara kolektif bertanggung jawab atas lebih dari 70 persen kematian di seluruh dunia, termasuk 15 juta orang yang meninggal dunia di berusia 30-69 tahun akibat penyakit tersebut. Lebih dari 85 persen kematian dini akibat penyakit ini terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Ada lima faktor risiko utamanya yaitu penggunaan tembakau, ketidakaktifan fisik fisik, penggunaan alkohol yang berbahaya, diet yang tidak sehat dan polusi udara.

    Baca juga: Cegah Kanker, Ini Pesan Penyintas

    3. Pandemi influenza
    Dunia akan menghadapi pandemi influenza yang lain, yang tidak diketahui kapan akan terjadi dan seberapa parahnya. Strain flu berevolusi dengan cepat di negara-negara berkembang sehingga berpotensi besar mengembangkan pandemi. Setiap tahun, WHO merekomendasikan jenis yang mana yang harus dimasukkan dalam vaksin flu untuk melindungi orang dari flu musiman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.