Kembangkan Kemampuan Bicara Anak Melalui Gerak Ritmis

Reporter

Editor

Diko Oktara

Ilustrasi ayah dan ibu mengobrol dengan balita. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Gerak tubuh atau gestur adalah bagian yang tak terpisahkan dari komunikasi manusia dan pembicara dari segala usia cenderung menggerakkan tangan ketika berbicara. Pada anak-anak, gerak tubuh memiliki kepentingan tersendiri karena merupakan prekursor dan prediktor penting perkembangan bahasa dan kognitifnya.

Para peneliti dari Pompeu Fabra University di Barcelona, Spanyol, menunjukkan bahkan pada usia dini, gerakan berirama (gerakan ritmis dari tangan/ lengan) membantu anak-anak. Hal ini tidak terbatas untuk mengingat informasi pembicaraan saja, tetapi juga untuk memahaminya.

Hasil penelitian menunjukkan untuk pertama kalinya sesi pelatihan singkat dengan gerakan ritmik memiliki efek positif langsung untuk meningkatkan kemampuan narasi anak-anak. Studi ini menunjukkan anak-anak akan memperbaiki struktur cerita mereka, ketika menceritakan kisah yang disertai dengan gerakan ritmis.

Baca: Anak Suka Mencoret Tembok? Intip Solusinya

Para peserta dalam penelitian ini adalah 44 anak berusia 5 dan 6 dari beberapa wilayah geografis Catalan Girona. Dalam sesi pelatihan, enam cerita diperlihatkan kepada setiap anak, masing-masing berlangsung satu menit dan diceritakan oleh dua guru sekolah dasar di bawah dua kondisi percobaan yang berbeda.

Kondisi pertama, tidak ada gerakan ritmik yang digunakan dengan kata kunci; Namun, di dalam kondisi kedua, gerakan ritmis secara visual menandai kata kunci. Sebelum dan sesudah fase pelatihan, struktur narasi anak yang membaik dinilai.

Eksperimen ini terdiri dari tiga bagian: fase awal, sesi pelatihan, dan tahap selanjutnya. Hasil percobaan menunjukkan anak-anak yang berpartisipasi dalam pelatihan dengan gerakan ritmis menghasilkan cerita lebih baik dengan struktur naratif yang juga lebih baik pada fase setelah pelatihan. Studi ini menunjukkan untuk pertama kalinya sesi pelatihan singkat dengan gerakan ritmis memiliki manfaat langsung untuk meningkatkan produksi wacana narasi pada anak-anak berusia 5 dan 6, terutama mengenai struktur naratif.

SCIENCE DAILY






Mengenal Gigantisme Akibat Kelebihan Hormon Pertumbuhan

17 jam lalu

Mengenal Gigantisme Akibat Kelebihan Hormon Pertumbuhan

Gigantisme adalah kondisi langka yang menyebabkan pertumbuhan tidak normal pada anak-anak akibat ada kelainan pada hormon pertumbuhan.


Trik Menghadapi Anak yang Tak Suka Minum Air Putih

19 jam lalu

Trik Menghadapi Anak yang Tak Suka Minum Air Putih

Anak biasanya lebih suka minuman berwarna dan berperasa dibanding air putih. Berikut trik yang bisa dilakukan orang tua agar anak mau minum air putih.


Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

1 hari lalu

Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

Liburan dengan ikut serta membawa anak, mungkin akan menjadi hal yang sedikit menakutkan bagi para orang tua.


Serena Williams Ungkap Alasan Tidak Pernah Membawa Olympia ke Pertandingan

1 hari lalu

Serena Williams Ungkap Alasan Tidak Pernah Membawa Olympia ke Pertandingan

Putri Serena Williams, Olympia, sempat menonton pertandingan terakhir ibunya


Curhat Hilaria Baldwin tentang Sulitnya Bersikap Adil pada Tujuh Anak

1 hari lalu

Curhat Hilaria Baldwin tentang Sulitnya Bersikap Adil pada Tujuh Anak

Hilaria Baldwin dan suaminya, Alec Baldwin, menyambut kelahiran anak ketujuh mereka pekan lalu.


Berapa Batas Asupan Gula yang Aman bagi Anak?

2 hari lalu

Berapa Batas Asupan Gula yang Aman bagi Anak?

Mengonsumsi gula melebihi batas anjuran dapat memicu masalah pada tubuh dan kembang anak.


Scarlett Johansson Ungkap Hubungan Unik Nama Kedua Anaknya Cosmo dan Rose

2 hari lalu

Scarlett Johansson Ungkap Hubungan Unik Nama Kedua Anaknya Cosmo dan Rose

Scarlett Johansson dan Colin Jost menikah tahun 2020, keduanya memiliki seorang putra bernama Cosmo


Cerita Meghan Trainor Dihantui Rasa Bersalah saat Melahirkan Putranya

2 hari lalu

Cerita Meghan Trainor Dihantui Rasa Bersalah saat Melahirkan Putranya

Meghan Trainor berbicara tentang perasaan bersalah saat putranya berada di unit perawatan intensif neonatal (NICU)


Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

2 hari lalu

Sebab Banyak Pasangan Pilih Tak Punya Anak

Punya satu anak atau tidak sama sekali atau childfree bukan tren baru di kalangan generasi milenial namun merupakan pilihan.


Alasan Generasi Milenial Pilih Punya Keluarga Kecil

3 hari lalu

Alasan Generasi Milenial Pilih Punya Keluarga Kecil

Psikolog menyebut beberapa alasan yang mendasari generasi milenial memutuskan untuk memiliki satu atau dua anak, bahkan tanpa anak.