Bagian Otak yang Pengaruhi Kecerdasan Remaja

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi remaja hang out.

    Ilustrasi remaja hang out.

    TEMPO.CO, Jakarta - Masa remaja selalu dikaitkan dengan perubahan fisik dan perkembangan mental. Faktor yang mempengaruhi perubahan fisik antara lain asupan nutrisi dan aktivitas remaja. Adapun perkembangan mental ditandai dengan berkembangnya prefrontal cortex atau otak bagian depan.

    Baca: Apa Kaitan Lemak di Perut dengan Otak?

    Letak prefrontal cortex tepat di bagian belakang dahi. Dokter Sandi Perutama Gani menjelaskan pentingnya peran prefrontal cortex bagi tubuh, terutama remaja di acara Combi Run Academy pada Selasa, 29 Januari 2019.

    1. Mempertajam daya kognitif
    Daya kognitif manusia adalah kemampuan berpikir dan memproses informasi. Hal ini berkaitan dengan bagaimana seseorang menyerap segala sesuatu yang telah dipelajari kemudian mengingat informasi tersebut dengan benar.

    2. Mampu mengambil keputusan
    Salah satu peran utama dari prefrontal cortex adalah memberikan keputusan pada setiap aktivitas yang dikerjakan manusia. Cara kerjanya, menunjukan beberapa pilihan serta dampak dari pilihan tersebut. Sebab itu, orang tua yang memperhatikan perkembangan prefrontal cortex anaknya akan lebih mudah mencapai sebuah hasil saat berdiskusi.

    Sulitnya Melakukan Komunikasi dengan Anak Praremaja (Depositphotos)/Tabloid Bintang

    3. Mengembangkan kepribadian
    Prefrontal cortex membantu remaja merajut dan mengembangkan kepribadiannya. Ini dilandaskan dari aktivitas yang sering dia lakukan, sekaligus bagaimana remaja itu memilih aktivitas yang dianggap tidak sesuai dengan jati dirinya.

    Baca juga:
    Kebiasaan Begadang Picu 4 Masalah Kesehatan, Termasuk Jadi Lemot

    4. Membantu bersosialisasi
    Anak yang mudah bersosialisasi adalah hasil dari perkembangan prefrontal cortex yang baik. Dalam hal ini, remaja tersebut akan aktif mengeksplorasi lingkungan sekitarnya, terpacu untuk berinteraksi dengan orang baru, dan memiliki kepercayaan diri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.