4 Tips Mencegah Demam Berdarah di Musim Hujan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Demam Berdarah Renggut Dua Orang

    Demam Berdarah Renggut Dua Orang

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyakit demam berdarah selalu menimbulkan ketakutan saat masuk musim hujan. Genangan air yang luput dari pantauan menjadi sarang nyamuk untuk berkembang.

    Baca: Ini Lima Kecamatan di Jakarta dengan Kasus DBD Tertinggi

    Aedes Aegypti adalah jenis nyamuk pembawa virus dengue, penyebab penyakit demam berdarah. Mengutip dari laman webmd dan mayoclinic, berikut beberapa tips agar terhindar dari penyakit demam berdarah.

    1. Menghindari tempat seseorang terjangkit demam berdarah
    Salah satu langkah mudah yang bisa dilakukan adalah menghindari tempat di mana orang terkena demam berdarah. Musababnya, tempat tersebut diyakini masih memiliki jentik nyamuk penyebab demam berdarah sehingga memungkinkan orang lain turut terjangkit.

    2. Pakai obat nyamuk dan pakaian tertutup
    Busana lengan panjang dan celana panjang diyakini mampu mengurangi risiko terkena demam berdarah. Selain itu, usapkan losion anti-nyamuk atau gunakan obat nyamuk untuk ruangan dengan takaran yang sesuai.

    3. Menguras bak mandi dan bersihkan genangan air
    Kuras bak mandi minimal sekali seminggu. Cek titik-titik potensial genangan air di rumah, seperti di vas bunga dan tempat minum hewan peliharaan. Segera bersihkan genangan air.

    Baca juga: 4 Gejala Demam Berdarah Selain Bintik Merah di Kulit

    4. Vaksinasi dengvaxia
    Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menemukan sebuah vaksin penangkal demam berdarah yang disebut dengvaxia. Vaksinasi dengvaxia dapat digunakan sebagai sebuah tindakan pencegahan. Namun, vaksin tersebut masih dalam tahap uji coba dan kemungkinan pencegahannya masih di angka 60 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.