Terlalu Sering Bercinta, Awas Infeksi dan 3 Resiko Ini

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bercinta. shutterstock.com

    Ilustrasi bercinta. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi pasangan yang sudah menikah, bercinta merupakan aktivitas yang tidak hanya menyenangkan tapi juga dapat mempererat hubungan dengan pasangan. Selain itu, hubungan intim juga dapat punya sejumlah manfaat untuk kesehatan, antara lain meredakan stres.

    Baca juga: 5 Aktivitas Seksual Ini Tingkatkan Keintiman dengan Pasangan

    Namun, jika dilakukan berlebihan justru akan berdampak negatif bagi pasangan. Melansir laman Boldsky dan Everyday Health, berikut adalah empat masalah yang dapat terjadi jika Anda terlalu sering melakukan hubungan intim.

    1. Kelelahan

    Jika Anda sedang berhubungan intim dengan pasangan, tubuh akan melepaskan norepinefrin, adrenalin dan kortisol ke dalam aliran darah. Ia akan menghasilkan peningkatan denyut jantung, metabolisme glukosa, dan tekanan darah. Sehingga, seks merupakan olahraga bagi tubuh dan hal tersebut akan membuat Anda merasa lelah sehabis melakukannya. Jika Anda melakukannya berkali-kali, itu dapat menyebabkan kelelahan sepanjang hari.

    2. Kecanduan

    Hal lain yang terjadi ketika terlalu banyak bercinta adalah Anda kecanduan. Seseorang dengan kecanduan seks dapat membahayakan hubungannya dengan pasangan. Ini dikarenakan Anda menjadi terobsesi dengan seks atau memiliki dorongan seks yang tidak normal. Bahkan, jika pasangan Anda tidak ingin berhubungan seks, dorongan Anda untuk melakukan bisa tidak terkendali.

    3. Mr. P sakit hingga infeksi

    Setelah berhubungan seks, banyak pria mungkin akan mengalami rasa sakit yang tajam dan itu normal terjadi untuk beberapa detik. Ketika Anda sering melakukan hubungan seks, hal tersebut dapat menyebabkan Mr P Anda menjadi sakit karena rangsangan manual yang diperpanjang, atau ejakulasi secara paksa, dan seterusnya. Jika rasa sakit berlangsung lebih lama selama beberapa jam atau beberapa hari, maka kemungkinan ada infeksi pada testis, prostat, epididimis, atau mungkin tertular penyakit seksual.

    4. Hilangnya mood sebelum mencapai klimaks

    Meskipun seks dapat membuat Anda menjadi aktif, melakukannya terlalu sering dapat membuat Anda kehilangan minat sebelum mencapai klimaks. Ini terjadi khususnya ketika Anda melakukan hubungan seks setiap hari sehingga tubuh Anda merasa lelah dan perlu beristirahat.

    Baca juga:
     Tak Cuma Usir Stres, Berhubungan Seks Juga Cegah Penyakit Jantung

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA |  BOLDSKY | EVERYDAYHEALTH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lembaga Survei: 5 Hal Penting dalam Quick Count Pilpres 2019

    Perkumpulan Survei Opini Publik angkat bicara soal quick count di Pemilu dan Pilpres 2019 yang diragukan kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.