Pria Bisa Ilfil Bila Wanita Lakukan Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan jenuh. Shutterstock

    Ilustrasi pasangan jenuh. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap orang pasti pernah mempunyai pengalaman kurang mengenakkan dalam menjalin hubungan. Misalnya, Seorang wanita berkenalan dan merasa terkoneksi dengan seorang pria. Intens bertemu lalu munculan percikan asmara di antara kalian.

    Baca: Rutin Bercinta dan Ejakulasi Turunkan Risiko Kanker Prostat

    Terkadang, sering pula para wanita membuat kesalahan yang membuat pria jadi merasa tidak nyaman alias ill feel (ilfil). Pria itu pun bisa saja akhirnya memilih mundur dari kehidupan si wanita. Berikut beberapa sikap yang bisa merusak rasa ketertarikan para pria kepada wanita.

    Setiap orang senang merasa dibutuhkan dan diperhatikan. Tetapi bila berlebihan, akan terkesan mengontrol. Biasanya ini terjadi, karena ada rasa tidak aman, kurangnya rasa percaya diri pada diri wanita.

    “Sehari tak bertemu saja, Anda mengirimkannya pesan berulang-ulang menanyakan, ‘kamu di mana?’ Saat belum terbalas juga, Anda menuliskan pesan lain, ‘Helo? Lagi mengobrol sama yang lain, lebih asyik, ya?’Selain itu, biasanya Anda terlalu bergantung padanya. Terlalu membutuhkannya, sehingga seolah tak ada hal lain yang Anda lakukan, selain ingin bersamanya, ingin mendengarnya, ingin tahu tentangnya, ingin diperhatikan olehnya, 24 jam kalau bisa,” kata Julia Nowland, terapis pasangan, dan pemilik web seputar konsultasi hubungan, Whole Heart Relationships.

    Baca: Mitos atau Fakta, Pria Lebih Banyak Memikirkan Seks

    Sikap seperti ini biasanya dilatar belakangi pengalaman masa lalu yang kurang baik, mungkin pernah mengalami penolakan sebelumnya, atau pernah dikhianati. Hati-hati, sikap seperti ini bisa membuat pria jengah dan akhirnya meninggalkan para wanita.

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Konsumsi Daging Secara Global, Australia Paling Banyak

    Menurut Data Food and Agriculture Organization of the United Nation, rata-rata orang Australia mengkonsumsi 116 kg daging selama setahun.