Dulu, Marcell Siahaan Berburu Kopi Kapsul sampai ke Singapura

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marcell Siahaan. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Marcell Siahaan. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Kopi tidak hanya memiliki aroma dan rasa yang menggugas selera. Bagi sebagian orang, meminum kopi adalah rutinitas untuk membuat pikiran menjadi tenang dan lebih bersemangat memulai hari.

    Baca juga: Kopi Dingin atau Panas, Mana Lebih Baik Manfaatnya?

    Penyanyi Marcell Siahaan adalah salah satunya. Pelantun lagu “Firasat” ini mengaku sebagai seorang penikmat kopi klasik. "Aku suka kopi hitam, dalam sehari aku bisa minum tiga sampai empat gelas," ujar Marcell dalam konferensi pers mini konser musik Music Drip di Jakarta, Kamis, 7 Februari 2019.

    ilustrasi minum kopi (pixabay.com)

    Bagi Marcell, kopi bukan sekadar minuman untuk mengawali hari, tapi sebagai pendorong energi untuk beraktivitas dan berkarya.

    Sebagai penikmat kopi, Marcell selalu mengikuti perkembangannya. Dulu orang membuat kopi dengan cara yang sederhana, cukup dengan bubuk kopi dan air panas, lalu ditambahkan gula jika ingin. Tapi, kini banyak orang mulai memanfaatkan teknologi dalam pembuatan kopi. Mesin-mesin kopi pun mulai banyak digunakan, termasuk oleh Marcell.

    Mesin kopi kapsul jadi "penolong" Marcell selama bertahun-tahun. Ketika variasi kopi pod alias kopi kapsul yang tersedia di Indonesia masih terbatas, Marcell rela membeli rasa tertentu yang ia inginkan hingga ke Singapura.

    "Dulu yang di Indonesia cuma rasa yang umum saja," kata dia.

    Baca juga: Hari Kopi Dunia, Sudah Tahu Kopi dari Lepehan Kera?

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Menang di Basis Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah dan Timur

    Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nota bene lumbung Nahdlatul Ulama, menjadi tempat Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memanen suara dalam Pilpres 2019.