5 Keajaiban Pelukan, Ringankan Stres dan Turunkan Risiko Jantung

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pelukan (pixabay.com)

    Ilustrasi pelukan (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Apa makna pelukan bagi Anda? Pelukan ternyata bukan hanya penting untuk mengungkapkan kasih sayang atau dukungan, tapi juga punya keajaiban untuk kesehatan. Itu sebabnya, dalam kondisi apa pun, entah itu senang, sedih, bahkan saat mati rasa pun, pelukan bisa sangat bermakna.

    Baca: Jangan Remehkan Pelukan, Meski Hanya 20 Detik Efeknya Tak Terkira

    Virginia Satir, seorang penulis Amerika dan ahli terapi keluarga, pernah berkata bahwa seseorang membutuhkan empat pelukan sehari untuk bertahan hidup. Lalu, delapan pelukan sehari untuk pemeliharaan dan 12 pelukan sehari untuk pertumbuhan.

    Menurut berbagai laporan, berpelukan selama lebih dari 20 detik memiliki efek terapi pada tubuh kita dan juga pikiran kita. Penelitian lain membuktikan bahwa berpelukan dapat membuat Anda lebih sehat dan lebih bahagia. Nah, berikut 5 keajaiban pelukan yang perlu Anda ketahui.

    1. Menghilangkan kesepian

    Di era teknologi, sebagian besar orang hadir dalam bentuk ciuman virtual, emotikon, dan media sosial. Teknologi menjauhkan Anda dengan orang lain secara fisik. Mungkin Anda tak menyadari bahwa sebenarnya Anda kesepian. Dalam situasi ini, Anda membutuhkan pelukan agar merasa bahwa Anda tidak benar-benar kesepian. Menurut sejumlah laporan, pelukan dapat melepaskan oksitosin, yang juga dikenal sebagai hormon cinta.

    2. Meringankan sakit

    Menurut penelitian yang dilakukan di Universitas Haifa Israel, pelukan memiliki efek membunuh rasa sakit yang sangat alami. Itu sebabnya, memeluk seseorang yang dekat dengan Anda, ketika sedang sakit, akan mengurangi rasa sakit. Jadi, lain kali jika ada orang yang Anda sayangi sedang kesakitan, cobalah memeluknya.

    3. Mengurangi stres dan depresi

    Hormon oksitosin yang dilepas saat berpelukan akan membantu Anda tetap bahagia. Secara otomatis ini juga akan mengurangi stres dan depresi. Menurut beberapa laporan, ketika Anda memeluk atau memegang lengan orang yang sedang mengalami tekanan, itu akan menurunkan produksi hormon stres yang dikenal sebagai kortisol.

    4. Membuat jantung lebih sehat

    Hormon stres atau kortisol juga diketahui meningkatkan tekanan darah yang pada akhirnya meningkatkan risiko penyakit jantung. Beberapa laporan dan penelitian menunjukkan fakta bahwa berpelukan secara teratur dapat menurunkan kadar kortisol secara drastis. Ini artinya, risiko penyakit jantung juga akan menurun.

    5. Komukasi lebih baik

    Ada kalanya Anda merasa tidak mampu berkata-kata. Tak tahu apa yang harus diucapkan tentang perasaan atau keinginan Anda ketika menghadapi situasi yang berat. Itulah saatnya pelukan menjadi sangat berguna. Pelukan menunjukkan bahwa Anda peduli, tanpa harus mengucapkan sepatah kata pun. Pelukan membantu Anda mengekspresikan berbagai emosi, entah itu empati, cinta, perhatian, dan bahkan ketakutan.   

    Baca juga: 

    Ternyata Berpelukan Juga Bisa Bakar Kalori dan Tingkatkan Memori

    TIME OF INDIA | WEB MD


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Konsumsi Daging Secara Global, Australia Paling Banyak

    Menurut Data Food and Agriculture Organization of the United Nation, rata-rata orang Australia mengkonsumsi 116 kg daging selama setahun.