Sebelum Memiliki Anak, Orang Tua Perlu Lakukan Persiapan Ini

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak sedang makan (pixabay.com)

    Ilustrasi anak sedang makan (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Para calon orang tua diharapkan mempersiapkan segala hal secara matang sebelum memiliki anak karena akan muncul tantangan besar dalam membesarkan hingga mendidik sang buah hati. Hal itu disampaikan psikolog klinis keluarga, Monica Sulistiawati.

    Baca: Tips Atasi Anak yang Mogok Makan

    Ia mengatakan, memiliki seorang anak juga membutuhkan kesepakatan kedua belah pihak dalam hal ini suami dan istri. Apabila salah satunya tidak siap, akan berpengaruh pada psikologis anak di kemudian hari. "Orang tua itu sebenarnya enggak siap jadi orang tua. Karena rata-rata kalau sudah menikah ya punya anak, tiba-tiba jadi ibu. Makanya sebelum punya anak harus disiapkan matang-matang," ujar Monica dalam kampanye Mothercare “Senangnya Jadi Ibu” di Jakarta, Selasa 12 Februari 2019.

    "Punya anak itu banyak sebabnya, ada yang tuntutan umur, tuntutan orang tua atau omongan orang karena dianggap jelek kalau enggak punya anak. Ketidaksiapan si ibu ini akan mempengaruhi anak di kemudian hari,” lanjut Monica

    Menurut Monica, suami istri harus saling berkomunikasi apakah keduanya sudah siap memiliki anak atau belum. Jangan sampai, hanya satu pihak saja yang menginginkan kehadiran anak. "Harus ada kesepakatan, sudah siap belum untuk memiliki anak. Jangan sampai yang suaminya mau punya anak, istrinya belum mau. Jadi orang tua memang tidak ada sekolahnya tapi memiliki anak itu butuh persiapan yang sangat matang. Kalau enggak siap lebih baik enggak punya anak,” jelas Monica.

    Baca: Parenting: Agar Anak Tak Banyak Ulah Saat Diajak Kondangan

    Ketika sudah menjadi orang tua, Monica juga menyarankan agar tidak perlu menjadi perfeksionis. Sebab, orangtua juga bisa melakukan kesalahan. "Makanya saya enggak bilang mengurus anak itu, enggak gampang tapi bukan berarti susah juga. Saya lebih senang bilang challenging. Santai saja, asuh anak sebaik-baiknya dan tidak perlu jadi perfeksionis untuk anak. Direktur perusahaan besar saja enggak bisa kok mengurus semua hal. Jadi rileks saja,” kata Monica.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.