Ikan Hias Pembasmi Nyamuk, Bisa Cegah Demam Berdarah?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ikan hias (pixabay.com)

    Ilustrasi ikan hias (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Di musim hujan seperti saat ini, nyamuk pembawa virus demam berdarah mudah berkembang biak. Itu sebabnya kasus demam berdarah sangat marak di berbagai daerah. 

    Baca: 4 Tanaman Ini Ampuh Usir Nyamuk Demam Berdarah

    Selain antinyamuk kimia dan tanaman, Anda bisa memanfaatkan beberapa jenis ikan hias untuk membasmi nyamuk

    Profesor Saleha Sungkar, pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dalam seminar tentang demam berdarah pada 13 Februari 2019, di Jakarta, mengatakan bahwa beberapa jenis ikan memakan jentik nyamuk sehingga lebih efektif. Tapi bukan sembarang ikan. Ikan yang paling efektif mengurangi jentik nyamuk adalah ikan kepala timah. 

    Ikan kepala timah ini dalam waktu tiga jam pemberian pakan mampu memangsa jentik nyamuk sebanyak 53-65 ekor,” katanya. 

    Selain itu ikan kepala timah, Anda bisa memilih ikan cupang, affinis gambusia, dan ikan cetul. Ikan-ikan ini dapat memakan jentik nyamuk sebanyak 200 ekor.

    Jika Anda ingin mengirit biaya, Anda juga dapat memelihara ikan cere. “Ini bisa didapati dengan mudah dan gratis karena ada di got atau selokan,” katanya. 

    Keberadaan ikan ini di got juga menjawab pertanyaan mengapa got dan selokan bukanlah tempat nyamuk bersarang.

    Dari segi jumlah, Profesor Saleha menyarankan bahwa satu ekor ikan saja sudah cukup. Jika Anda tidak memiliki kolam ikan atau aquarium, Anda juga dapat meletakkannya pada bak mandi. “Satu buah di bak mandi atau kolam ikan saya sarankan agar tidak menimbulkan bau amis. Lagipula, ini juga sudah sangat efektif,” kata dia.

    Baca: Lotion dan Spray Antinyamuk Tidak untuk Setiap Hari, Kenapa?

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.