Mau Buat Film yang Laris Manis, Ini Tips Herjunot Ali untuk Aktor

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Herjunot Ali Selalu Kebagian Peran yang Lebih Muda daripada Usianya /Tabloid Bintang

    Herjunot Ali Selalu Kebagian Peran yang Lebih Muda daripada Usianya /Tabloid Bintang

    TEMPO.CO, Jakarta - Pekan ini, Herjunot Ali (33) merilis film Antologi Rasa. Dalam film itu, ia beradu akting dengan Carissa Peruset dan Refal Hady. Antologi Rasa digadang-gadang menjadi calon box office. Herjunot Ali sendiri sudah berkali-kali mencetak box office lewat film 5 cm, Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk, The Doll 2, dan Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur. Berkali-kali mencetak box office, Herjunot Ali sering ditanya sesama artis kiat memilih film calon box office?

    Baca: 4 Novel yang Layak Dikoleksi versi Herjunot Ali

    Soal ini, Herjunot Ali mengaku tidak tahu. "Susah (menjawabnya). Film itu jodoh-jodohan. Kita memilih sebuah proyek, tapi kalau proyek itu tidak menginginkan kita terlibat di dalamnya, apa boleh buat? Kalau ternyata kita enggak lolos kasting, bagaimana? Saat saya terlibat dalam proyek box office, artinya kehadiran saya diinginkan," ujar Herjunot Ali dalam wawancara empat mata dengan tabloidbintang.com di Jakarta, belum lama ini.

    Ada pula film yang menginginkan Herjunot Ali namun karakter yang dipercayakan kepadanya anak SMA. Tidak cocok untuk Herjunot Ali yang usianya kepala tiga. Kepada para aktor yang hingga kini belum mencetak box office, Herjunot Ali mengimbau untuk tidak menyerah.

    Baca: Novel Laris Antalogi Rasa Difilmkan, Tayang Pas Valentine

    "Intinya kerja keras. Buktikan bahwa Anda memiliki kemampuan. Saya percaya cepat atau lambat kesempatan baik itu akan datang. Selama ini, performa saya di setiap film berbeda-beda. Bisa menjadi anak muda yang ugal-ugalan, bisa juga menjadi pemuda sepuitis Zainuddin dan seterusnya," kata Herjunot Ali.

    TABLOID BINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.