Makna Pakaian Jokowi dan Prabowo di Debat Capres Menurut Pengamat

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut 01 Jokowi (kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berjabat tangan seusai mengikuti debat capres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad, 17 Agustus 2019.  ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.

    Capres nomor urut 01 Jokowi (kiri) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto berjabat tangan seusai mengikuti debat capres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad, 17 Agustus 2019. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gaya berpakaian calon presiden (capres) nomor urut 1 Joko Widodo alias Jokowi dan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto pada debat capres kedua, Minggu, 17 Februari 2019, tidak jauh berbeda dengan debat pertama pada Januari lalu. Jokowi mengenakan kemeja putih dipadukan dengan celana hitam, sementara Prabowo memakai setelan jas hitam dan dasi merah, dengan peci.

    Baca: Debat Capres, Iriana Jokowi Siasati Busana Monokrom Hitam Putih

    Pengamat mode Sonny Muchlison menilai pakaian dapat menjadi representasi seseorang. Menurut dia, pemilihan warna putih dari busana yang dikenakan Jokowi malam ini sebagai simbol ketulusan, murni dan berusaha untuk jujur.

    "Konsisten dengan warna putih karena tulus dan terus merakyat, lebih jujur dan apa adanya," kata Sonny saat dihubungi Antara, Minggu.

    Prabowo, yang mengenakan jas hitam menurut Sonny terlihat necis dan perlente dengan gaya seperti itu.

    "Prabowo menampakkan karismanya dengan membuat tampilan yang perlente, necis dan penuh dengan kewibawaan," kata dia.

    Menurut Sonny, Prabowo terlihat lebih keren mengenakan setelan jas dibandingkan dengan busana safari yang kerap dia kenakan saat kampanye karena membuat tubuhnya terlihat lebih ramping.

    Perancang busana yang juga membuat buku "Batik Ing Banten" ini menilai gaya busana seperti ini akan terus bertahan hingga debat ketiga, yang akan mempertemukan calon wakil presiden Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno.

    Di sisi lain, Sonny juga mengharapkan kontestan dapat memasukkan kain khas daerah, salah satu kekayaan busana Indonesia, ke dalam gaya pakaian mereka.

    Menurut dia, untuk menunjukkan kecintaan terhadap Indonesia dapat dilakukan dengan berbagai cara, tidak melulu harus mengenakan baju daerah, namun, dapat juga dengan mengaplikasikan kain tertentu dalam gaya berpakaian mereka.

    "Bukan harus pakai baju daerah. Bagaimana mengaplikasikan bahwa dia perhatian terhadap Indonesia, apa, sih, kain yangg harus dipakai. Ada simbolnya sedikit. Tidak harus (kain) dari daerah tertentu, bisa dimodifikasi," kata dia.

    Debat Capres kedua malam ini dipandu oleh Anisha Dasuki dan Tommy Tjokro, berlangsung di Hotel Sultan. Debat yang hanya menampilkan para capres ini bertema energi, sumber daya alam, lingkungan hidup, pangan dan infrastruktur.

    Baca: Baju Putih Jokowi-Ma'ruf di Debat Pilpres, Ini Kata Pengamat Mode

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.