Hadir Kembali, Big Bad Wolf Jakarta 2019 Boyong 5,5 Juta Buku

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konferensi Pers Big Bad Wolf 2019 di Beka Resto, Balai Kartini, Jakarta/Istimewa

    Konferensi Pers Big Bad Wolf 2019 di Beka Resto, Balai Kartini, Jakarta/Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Bazar buku Big Bad Wolf datang lagi. Tahun ini, Big Bad Wolf Jakarta 2019 akan hadir mulai dari 1-11 Maret di ICE BSD.

    Baca: Pameran Buku Big Bad Wolf, Banyak Pengunjung Datang Dini Hari

    Sebanyak 5,5 juta buku akan disebar di 5 hall gedung itu. "Kami menargetkan sebanyak 1 juta pengunjung sepanjang 12 hari penyelenggaraan non stop pada tahun ini," kata Direktur PT Jaya Ritel Indonesia, Uli Silalahi pada konferensi pers 19 Februari 2019 di Balai Kartini, Jakarta.

    Selaku penyelenggara acara, Uli mengatakan Big Bad Wolf Jakarta sudah empat kali memamerkan berbagai buku dalam dan luar negeri. Uli tidak menyangka timnya tahun ini menargetkan 1 juta pengunjung. Maklum saat bazar buku ini digelar pertama kali pada 2016, tim Big Bad Wolf Malaysia hanya menargetkan 100 ribu pengunjung.

    Target 100 ribu pengunjung saja sudah membuat Uli ketar ketir. Ia tidak yakin menggelar acara yang buka selama 24 jam penuh. "Biasanya kan pameran buku hanya 3 hari dengan total 5 ribu pengunjung," katanya.

    Namun di luar ekspektasi, target 100 ribu pengunjung sudah terpenuhi dalam beberapa hari saja. Dari target 100 ribu, tim Uli menaikan target jumlah pengunjung secara berkala dari tahun ke tahun hingga tahun ini jumlahnya mencapai 1 juta.

    Selain di Jakarta, bazar buku Big Bad Wolf juga akan diselenggarakan di 6 kota di Indonesia. Selain Jakarta, akan pameran itu akan hadir di Surabaya dan Medan. Sisanya akn mewakili Pulau Kalimantan dan Sulawesi."Sisanya nanti kami akan umumkan," kata Uli yang berharap ada total 3 pengunjung yang mampir di 7 kota itu.

    Baca: Antisipasi Antrean Panjang, Big Bad Wolf Sediakan 66 Kasir

    Tahun ini, Big Bad Wolf juga akan menghadirkan 'Buku Ajain Little Hippo'. Buku anak-anak ini tiak hanya bisa dibaca secara manual, namun bisa juga menggunakan teknologi Augmented Reality. "Terobosan baru ini menjadikan cerita dan pembelajaran lebih interaktif serta mengembangkan imajinasi anak-anak," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H