Sandy Tumiwa Terjerat Narkoba, Ini Dampak Narkoba pada Saraf

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandy Tumiwa. Tabloidbintang.com

    Sandy Tumiwa. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menangkap artis Sandy Tumiwa terkait dugaan penyalahgunaan narkoba sabu seberat 0,23 gram. Sandy ditangkap bersama rekannya di salah satu hotel di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat, 1 Maret 2019.

    Baca: Sandy Tumiwa Ditangkap, Kenali Ciri-ciri Pengguna Narkoba

    Kapolsek Menteng Ajun Komisaris Besar Dedi Supriadi membenarkan penangkapan artis sinetron itu. “Hasil tes urine menunjukkan positif mengkonsumsi narkoba,” katanya, Sabtu, 2 Maret 2019.

    Penggunaan narkoba dilarang di berbagai negara karena dampaknya yang buruk untuk kesehatan. Bagaimana cara kerja narkoba sehingga mempengaruhi kesehatan seseorang?

    Setiap jenis narkoba dapat mempengaruhi tubuh seseorang dengan cara yang berbeda. Efek yang terkait dengan narkoba juga akan sangat bervariatif kepada masing-masing orang, yaitu tergantung pada berbagai faktor termasuk ukuran dan kesehatan tubuh, serta kekuatan obat.

    Secara umum, narkoba yang dikonsumsi akan mempengaruhi sistem saraf pusat pada tubuh seseorang sehingga mempengaruhi cara berpikir, rasa dan tingkah laku. Tiga faktor yang mempengaruhi sistem saraf pusat tersebut adalah depresan, halusinogen dan stimulan.

    Depresan dapat memperlambat atau menekan fungsi sistem saraf pusat sehingga pesan yang masuk dan keluar dari otak akan terganggu. Akibatnya, ini akan memengaruhi konsentrasi dan koordinasi seseorang, serta memperlambat kemampuannya untuk merespon situasi dengan tanggap.

    Halusinogen akan mendistorsi kesadaran seseorang akan realita. Dalam hal ini, seseorang akan melihat dan mendengar hal-hal yang tidak benar-benar ada, atau melihat hal-hal dengan cara terdistorsi.

    Stimulan secara medis akan mempercepat dan merangsang sistem saraf pusat. Hal ini dipercaya dapat mempercepat pesan ke dan dari otak sehingga membuat seseorang merasa lebih waspada dan percaya diri yang menyebabkan salah satunya peningkatan denyut jantung dan tekanan darah.

    Efek samping dari kerusakan sistem saraf pusat ini mencangkup susah tidur hingga kematian akibat infeksi dan komplikasi organ tubuh.

    Baca: Sandy Tumiwa Pamit Istri ke Rumah Orangtua Sebelum Ditangkap

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | SUSENO | BETTERHEALTH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.