Pelawak Nur Tompel Meninggal, Awas TBC Mudah Menular Lewat Udara

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi batuk. huffingtonpost.com

    Ilustrasi batuk. huffingtonpost.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelawak Nur Tompel meninggal dunia pada Sabtu, 2 Maret 2019 pada usia 65 tahun. Pemilik nama asli Muhammad Nur bin Yahya ini sempat dirawat di rumah sakit MMA Kalipasir, Cikini, Jakarta Pusat. Ia diketahui menderita Tuberculosis atau TBC.

    Baca: Penyakit TBC, Perhatikan Penyebab, Penularan, dan Gejalanya

    Tubercolosis merupakan penyakit menular yang banyak menyebabkan kematian di Indonesia. Terdapat 274 kasus kematian per hari di Indonesia pada 2016, sedangkan sepanjang tahun itu diketahui lebih dari 1 juta kasus TBC baru. Sebanyak 10,4 juta orang menderita penyakit TBC dan 1,7 juta orang di antaranya meninggal. Indonesia merupakan negara dengan pengidap TBC terbanyak di dunia setelah India. 

    Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono mengatakan TBC paling rentan menular melalui ruang publik, misalnya transportasi umum, melalui perantara udara. "Percikan ludah atau dahak yang dikeluarkan menjadi media penularan yang sangat cepat," kata Anung Sugihantono, seperti dikutip dari Antara beberapa waktu lalu.

    Selain itu, batuk dan bersin juga bisa menyebarkan kuman yang jumlahnya tak terhingga. Karena itu, Anung Sugihantono mengingatkan agar penderita TBC memakai masker serta menerapkan gaya hidup bersih dan sehat.

    Selain itu, etika batuk juga perlu disosialisasikan. Diperlukan penggunaan masker atau menutup mulut dengan lengan saat batuk dan bersin. Sebab, proses penularan kuman ditentukan dari banyaknya kuman yang keluar dari pasien ketika batuk atau bersin dan mengeluarkan percikan dahak.

    TBC bisa disembuhkan dengan proses pengobatannya terdiri dari kombinasi beberapa jenis obat dalam jumlah dan dosis dan waktu tertentu, selama 6-9 bulan.

    Baca: Penyakit TBC, Perhatikan Penyebab, Penularan, dan Gejalanya

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekam Jejak Sembilan Anggota Pansel KPK

    Presiden Joko Widodo memilih sembilan nama anggota Panitia Seleksi Calon Pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi atau Pansel KPK, Jumat, 17 Mei 2019.