7 Manfaat Durian bagi Kesehatan, Baik untuk Pasien Diabetes?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi buah durian. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    Ilustrasi buah durian. ANTARA/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Durian dijuluki sebagai raja buah. Bukan hanya karena rasanya yang enak, tapi juga manfaatnya yang begitu banyak untuk kesehatan. Ini karena buah tropis ini memiliki banyak nutrisi yang membuat kebutuhan vitamin dan mineral tubuh bisa terpenuhi.

    Baca: Tips Memilih Durian Enak, Perhatikan Durinya dan Jilat Bagian Ini

    Dilansir dari Boldsky, berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan dari buah durian.

    1. Menjaga tekanan darah

    Durian memiliki senyawa yang mengandung belerang seperti ethanethiol dan turunan disulfida serta kandungan gula yang berkontribusi terhadap kesehatan jantung. Durian membantu menjaga tingkat tekanan darah karena adanya senyawa ini. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa individu sehat yang mengonsumsi buah durian memiliki tingkat tekanan darah yang stabil.

    2. Menstabilkan gula darah

    Durian punya kemampuan antidiabetik dengan adanya senyawa bioaktif dalam buah. Dalam sebuah studi kecil, durian telah terbukti meningkatkan homeostasis glukosa dengan mengubah sekresi insulin dan aksinya pada 10 pasien diabetes. Mereka mengonsumsi buah dan mengalami peningkatan kadar insulin yang signifikan sehingga gula darah lebih stabil.

    3. Meningkatkan energi

    Karena buah durian tinggi karbohidrat, mengonsumsinya akan membantu mengisi kembali tingkat energi yang hilang. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu untuk dicerna, memicu kontraksi otot yang memberi tubuh Anda energi yang tahan lama. Jadi, makan durian akan memberi Anda energi dan mengurangi kelelahan dan keletihan.

    4. Membantu pencernaan

    Buah ini merupakan sumber serat yang baik yang memainkan peran penting dalam kesehatan pencernaan. Sel-sel usus besar menggunakan serat sebagai bahan bakar untuk membantu menjaga mereka tetap sehat. Serat juga menjaga saluran pencernaan Anda dengan menambahkan kotoran ke dalam tinja dan menjaga buang air besar tetap teratur.

    5. Mengurangi rasa sakit

    Ekstrak cangkang durian diketahui mengandung obat penghilang rasa sakit dan antibiotik. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam "Journal of Southern Medical University", ekstrak kulit durian dapat membantu meredakan batuk karena sifat penghilang rasa sakit dan antibiotik.

    6. Menginduksi tidur dan menurunkan depresi

    Menurut "World Journal Of Pharmaceutical Research", durian mengandung tryptophan, asam amino. Ini adalah senyawa penginduksi tidur alami yang memetabolisasikan hormon melatonin dan serotonin. Melatonin terlibat dalam siklus tidur-bangun dan serotonin terlibat dalam mempromosikan tidur, suasana hati dan kognisi. Ini menurunkan risiko depresi dan stres.

    7. Meningkatkan kesehatan tulang

    Karena durian merupakan sumber kalsium dan fosfor yang baik, buah ini bekerja secara kolaboratif untuk membangun tulang. Untuk mendapat tulang yang sehat, jumlah yang tepat dari mineral ini diperlukan. Menurut "American Bone Health", 85 persen fosfor tubuh hadir dalam tulang sebagai kalsium fosfat.

    Baca: Ada Mitos Tinggi Kolesterol, Durian Justru Kaya Nutrisi

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.