Terlalu Fokus Bekerja Bisa Bikin Stres, Atasi dengan 4 Cara Ini

Reporter

Editor

Mila Novita

ilustrasi stres (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Tempat kerja menjadi salah satu sumber stres yang banyak ditemui. Penyebabnya umumnya karena lingkungan, bisa karena tuntutan pekerjaan, tuntutan fisik, tuntutan peran, atau interaksi yang buruk dengan rekan kerja. Kondisi ini memang bisa menyebabkan produktivitas seseorang menurun. Tapi tak perlu takut, umumnya stres bisa dikelola dengan cara yang sederhana.

Baca5 Risiko Hubungan Seks Tak Teratur, Tingkat Stres Bisa Tinggi

Psikolog Vera Sintyadewi mengatakan, ada empat cara yang bisa dilakukan karyawan kantoran untuk mengatasi stres.

1. Mengalihkan perhatian (distraction)

Terlalu fokus bekerja ternyata bisa menyebabkan stres tingkat tinggi. Itu sebabnya, di sela-sela waktu kerja, Vera menyarankan untuk melakukan kegiatan yang bisa mengalihkan perhatian sejenak dari pekerjaan, misalnya mendengarkan musik atau berbincang-bincang dengan teman kerja.

Ia mencontohkan sebuah perusahaan farmasi di Australia menentukan jam kerja ketat dari pukul 8.00 hingga pukul 17.00. Tapi di sela-sela kerja mereka punya pengalihan yang wajib diikuti setiap karyawan, yaitu tea time pada pukul 10.00, makan siang pada pukul 12.00, dan wine time pada pukul 15.00. Selebihnya, mereka diminta untuk berfokus pada pekerjaan. Terbukti, pengalihan membuat mereka tidak stres dan bekerja lebih efektif.

2. Menjalankan hobi

Pada dasarnya setiap orang memiliki hobi. Ternyata, hobi juga bermanfaat untuk keseimbangan karier. Ia mencontohkan, saat ini banyak kantor yang menyediakan kegiatan di luar hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan, misalnya olahraga atau menyanyi. “Tapi kalau tidak suka, jangan dipaksakan, nanti malah bikin stres,” kata Vera.

3. Mengalir (flow)

Ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, latihan pernapasan adalah salah satunya. Tak perlu mengikuti yoga jika itu dianggap memberatkan, cukup dengan menarik napas dalam-dalam lalu mengeluarkannya pelan-pelan.

Memaafkan juga bisa menjadi pilihan. Bukan hanya memaafkan orang lain, tapi juga diri sendiri. Kadang-kadang kita memiliki ekspektasi terlalu tinggi terhadap diri sendiri tetapi ternyata belum memiliki cukup kemampuan untuk mencapainya. “Terimalah bahwa kita melakukan kesalahan atau memang belum memiliki cukup pemahaman. Memaafkan akan membuat pengelolaan stres jadi cukup mudah,” kata Vera.

4. Mengatur diri

Poin ini terdiri dari manajemen diri dan manajemen waktu. “Itu sebabnya sekarang tren me time dan we time. Ini salah satu upaya agar tidak terlalu tertekan, otak dan hati tidak terlalu terasa diperas,” ujar Vera.

Persoalannya, tak semua orang bisa menjalankan semua hal itu dengan mudah. Menurut Vera, perempuan Indonesia umumnya punya tingkat stres lebih tinggi karena cenderung multitasking tapi punya rasa bersalah yang tinggi dan sulit memaafkan diri sendiri. Sedangkan pria umumnya lebih mudah mendapatkan kegiatan yang dapat mengalihkan perhatian dan memiliki banyak pilihan hobi.

BacaMasturbasi Di Kantor Dapat Turunkan Stres? Intip Penelitiannya






Apa Perbedaan Fatigue dan Burnout?

6 jam lalu

Apa Perbedaan Fatigue dan Burnout?

Kondisi kelelahan antara lain fatigue dan burnout. Apa perbedaan dua kondisi tersebut?


Eskapisme: Ketika Seseorang Memilih Melarikan Diri dari Kenyataan

6 jam lalu

Eskapisme: Ketika Seseorang Memilih Melarikan Diri dari Kenyataan

Eskapisme kehendak atau kecenderungan menghindar dari kenyataan dengan mencari hiburan


Menilik Risiko Kesehatan Mental yang Rentan Dialami Para Pekerja

9 jam lalu

Menilik Risiko Kesehatan Mental yang Rentan Dialami Para Pekerja

Masalah kesehatan mental salah satu kondisi yang rentan dialami para pekerja


3 Ciri Umum Kondisi Kelelahan Mental

9 jam lalu

3 Ciri Umum Kondisi Kelelahan Mental

Kelelahan mental biasanya tersebab tekanan pekerjaan


Mata Berkedip Terlalu Sering, Apa Saja Penyebabnya?

15 jam lalu

Mata Berkedip Terlalu Sering, Apa Saja Penyebabnya?

Mata berkedip berlebihan ada berbagai penyebab yang mempengaruhi kondisi itu


Tak Hanya Bisa Meredakan Stres, Coklat Hitam Bisa Turunkan Risiko Kanker dan Alzheimer

3 hari lalu

Tak Hanya Bisa Meredakan Stres, Coklat Hitam Bisa Turunkan Risiko Kanker dan Alzheimer

Mengonsumsi coklat hitam mampu mengurangi stres dan menurunkan risiko penyakit lainnya.


5 Kiat Mengendalikan Stres

4 hari lalu

5 Kiat Mengendalikan Stres

Stres respons alami dari tubuh


3 Penyebab Maag, Bakteri hingga tak Teratur Pola Makan

5 hari lalu

3 Penyebab Maag, Bakteri hingga tak Teratur Pola Makan

Maag rentan berakibat terasa sensasi panas di perut bagian tengah


Waspada Berlebihan Efek PTSD, Mengenali Gejala Hyperarousal dan Terapi Mengatasinya

6 hari lalu

Waspada Berlebihan Efek PTSD, Mengenali Gejala Hyperarousal dan Terapi Mengatasinya

Hyperarousal gejala utama gangguan stres pascatrauma atau PTSD


PTSD Rentan Memicu Sikap Waspada Berlebihan Saat Teringat Trauma atau Hyperarousal

6 hari lalu

PTSD Rentan Memicu Sikap Waspada Berlebihan Saat Teringat Trauma atau Hyperarousal

Hyperarousal gejala utama gangguan stres pascatrauma atau PTSD