Tes DNA Anak DJ Verny Hasan, Seberapa Besar Akurasinya?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi DNA (Pixabay.com)

    Ilustrasi DNA (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ibunda Denny Sumargo, Meiske Sumargo, mengunggah hasil tes Deoxyribo Nucleic Acid  atau DNA terhadap anak DJ Verny Hasan di Instagramnya, senin, 4 Maret 2019. Hasil itu membuktikan bahwa Denny Sumargo bukanlah ayah biologis dari anak DJ Verny Hasan. 

    Baca juga: Tes DNA Tidak Hanya untuk Identifikasi, Juga demi Cek Ini

    Unggahan itu menimbulkan kehebohan di dunia maya. Pasalnya, DJ Verny Hasan sejak 2013 lalu mengatakan bahwa Denny Sumargo adalah ayah biologis dari bayi yang sedang dikandungnya. Karena Denny tidak merasa, kala itu DJ Verny Hasan menantang melakukan tes DNA untuk membuktikannya.

    Tes DNA merupakan salah satu proses menemukan kecocokan genetik antara orang tua dan anak-anak. DNA menyimpan semua informasi tentang genetika. Inilah yang menentukan jenis rambut, warna kulit, dan sifat-sifat khusus dari manusia.

    Menurut direktur genomik di Scripps Translational Science Institute Ali Torkamani, tes ini dikakukan dengan melihat bintik-bintik dalam genom dengan apa yang disebut pengulangan tandem pendek.

    “Ada banyak variabilitas di antara kelompok keluarga tetapi juga banyak konsistensi antara orang tua dan anak,” kata dia seperti dikutip dari scientificamerican.com.

    Uji ini yang dianggap paling canggih dan akurat untuk menentukan asal usul. Dalam tes keturunan DNA, hasilnya (disebut probabilitas keturunan) adalah 0 persen ketika orang tua yang diduga tidak terkait secara biologis dengan anak dan 99,99 persen ketika dugaan orang tua terkait secara biologis dengan anak tersebut. Jadi tidak ada area di antaranya. 

    Di Amerika Serikat, tes ini sering dilakukan pada imigran untuk mempersatukan orang tua dengan anak-anak mereka yang umumnya terpisah saat menyeberang dari Meksiko ke Amerika Serikat.

    “Cukup definitif saat digunakan dalam Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi,” kata Kenneth Ryan, manajer Immigrasi Parentage Testing, yang berbasis di Boston.

    Tes DNA dilakukan dengan mengidentifikasi menghimpun, dan menginventarisasi file-file khas karakter tubuh. Hal ini bisa dilihat dari susunan DNA anak, lalu dibandingkan dengan kedua orang tuanya. Kalau susunan DNA ibu dan ayah itu ada pada anak, berarti anak itu adalah anak kandung.

    Untuk diketahui, DNA membentuk satu kesatuan untaian yang disebut kromosom. Setiap sel manusia yang normal memiliki 46 kromosom, terdiri atas 22 pasang kromosom somatik dan 1 pasang kromosom sex (XX atau XY). Setiap anak akan menerima setengah pasang kromosom dari ayah dan setengah pasang kromosom lainnya dari ibu. Itu sebabnya, setiap individu membawa sifat yang diturunkan dari ayah maupun ibu.

    Lalu, DNA itu diambil dari mana? hampir semua bagian tubuh dapat digunakan untuk sampel tes DNA, tetapi yang sering digunakan adalah darah, rambut, air liur dan kuku.

    Baca juga: Hasil Tes DNA Tersebar, DJ Verny Hasan Depresi?

    WEBMD | SCIENTIFICAMERICAN.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.