Anak Sulit Fokus Belajar di Rumah? Manfaatkan Beberapa Mainan Ini

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak bermain lego. inhabitots.com

    Ilustrasi anak bermain lego. inhabitots.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah pulang sekolah, jangan heran jika anak-anak lebih senang membongkar mainannya dibandingkan dengan membuka buku pelajaran. Tapi orang tua tidak perlu khawatir. Sebab, menurut sejumlah ahli, kondisi adalah hal yang wajar. 

    BacaAnak Obesitas Cenderung Alami Kesulitan Belajar di Sekolah?

    “Bermain mobil-mobilan akan meningkatkan motivasi mereka secara intrinsik,” kata Margret Nickels, Ph.D., psikolog klinis sekaligus Direktur di Pusat Anak dan Keluarga di Erikson Institut, Chicago, AS.

    Hal yang perlu dilakukan orang tua, memanfaatkan semangat anak yang muncul ketika memainkan mainan mereka sebagai motivasi untuk belajar.

    Tidak perlu khawatir jika anak lebih fokus ketika memegang benda kesukaannya ketimbang membuka buku pelajaran, karena mainan pastinya lebih disukai anak. “Anak usia lima tahun bisa duduk selama 30 menit untuk bermain lego, tetapi tidak bisa duduk diam ketika disuruh menuliskan namanya,” kata Margret Nickels lagi.

    Di sinilah orang tua harus berpikir kreatif. Anak-anak telah melakukan tugas yang terstruktur, berulang, dan akademis di sekolah seperti menulis dan membaca. Ketika Anda meminta mereka mengulangnya kembali di rumah, maka Anda harus berjuang untuk mengalihkan perhatian mereka dari mainan, atau justru memanfaatkan mainan sebagai alat bantu untuk membuat anak-anak lebih fokus.

    Misalnya, alih-alih menyuruh anak menulis namanya di buku tulis, minta anak membentuk huruf dari lego atau playdoh untuk menuliskan namanya. “Buku pelajaran bisa sangat memuakkan bagi anak, jadi buatlah buku sendiri,” ujar Margret Nickels menyarankan.

    BacaAnak Indonesia Gawat Darurat Matematika, Apa Itu? Cek Dampaknya

    Mengemas pelajaran dengan permainan tidak hanya membuat anak lebih tertarik, namun membuat rentang perhatian mereka lebih panjang, kata Margret Nickels.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Politik Dinasti dalam Partai Peserta Pemilihan Legislatif 2019

    Kehadiran politik dinasti mewarnai penyelenggaraan pemilihan legislatif 2019. Sejumlah istri, anak, hingga kerabat kepala daerah.