Awas, Punya Hewan Peliharaan juga Berisiko untuk Lansia

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi berbagai jenis anjing. shutterstock.com

    Ilustrasi berbagai jenis anjing. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak penelitian yang membuktikan bahwa memiliki hewan peliharaan, terutama anjing, lebih sehat daripada orang yang tidak memelihara hewan peliharaan. Sebab, merawat anjing juga memerlukan aktivitas yang membuat tubuh terus bergerak.

    BacaIni Cara Justin Bieber hingga Zac Efron Kenang Hewan Peliharaan

    Namun, seperti dilansir dari Time, Rabu 6 Maret 2019, sebuah studi dalam JAMA Surgery menunjukkan para lansia yang memiliki anjing dan sering mengajaknya jalan-jalan berpotensi patah tulang.

    Para peneliti memeriksa data dari National Electronic Injury Surveillance System, yang mencatat cedera yang dilaporkan oleh pasien dari 100 ruang gawat darurat rumah sakit Amerika Serikat.

    Pada tahun 2014, hampir 1.700 orang dewasa berusia 65 dan lebih tua masuk ruang gawat darurat karena patah tulang yang terkait kegiatan berjalan-jalan dengan anjing peliharaan. Pada 2017, jumlahnya meningkat menjadi hampir 4.500.

    "Orang-orang secara intuitif mengetahui banyak manfaat memelihara hewan. Tidak mengherankan, kepemilikan hewan peliharaan meningkat dari waktu ke waktu, termasuk di antara para manula, yang hidup lebih lama dan berupaya hidup lebih sehat," kata Dr. Jaimo Ahn, seorang profesor bedah ortopedi di University of Pennsylvania School of Medicine.

    Hampir 30 persen senior yang terluka dan dirawat di rumah sakit, dan hampir 20 persen menderita patah tulang pinggul.

    Jenis patah tulang ini terkait dengan penurunan jangka panjang dalam kualitas hidup dan kemampuan fungsional, serta tingkat kematian mendekati 30 persen.

    "Seiring bertambahnya usia, kita harus mempertimbangkan baik risiko maupun manfaat dari aktivitas fisik yang kita inginkan," ujar Ahn.

    Berjalan dengan anjing bisa meningkatkan kekuatan lansia, kemampuan berjalan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Namun, jangan abai pada risiko yang menyertainya, yakni patah tulang.

    BacaPunya Hewan Peliharaan, Intip 4 Manfaatnya untuk Kesehatan

    ANTARA 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.