Anak Mulai Banyak Bertanya, Ini Trik Marcellino Lefrandt

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marcellino Lefrandt. ANTARA/Teresia May

    Marcellino Lefrandt. ANTARA/Teresia May

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjadi orang tua bukanlah hal yang mudah. Apalagi bagi pasangan yang bercerai seperti Marcellino Lefrandt (44). Setelah berpisah dengan Dewi Rezer pada Agustus 2016, Marcelino Lefrandt mengasuh kedua anaknya, Marcelle Brinette Renee Lefrandt dan Jarvis Leopold Rezer Lefrandt.

    BacaMarcellino Lefrand Jadi Dosen Honorer  

    Belakangan, rasa ingin tahu Brinette dan Jarvis meninggi. Pernah, Brinette menanyakan tentang surga dan kematian. Ia menjawab dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami. Tapi satu hal yang ditekankan Marcellino adalah tidak menyebut surga sebagai tempat terindah.

    "Alasannya, karena saya pernah mendengar kabar anak bunuh diri karena ingin merasakan surga yang dikatakan sangat indah. Saya bilang kepada anak-anak bahwa tinggal bersama keluarga pun terasa indah," kata Marcelino Lefrandt kepada tabloidbintang.com di Jakarta Selatan, belum lama ini.

    Marcelino Lefrandt menambahkan, ia juga bilang kepada Brinette bahwa pembicarannya tentang kematian itu membuat sedih. Ia mengatakan ingin menikmati kebersamaan dengan kedua anaknya.

    "Begitulah romantika menjadi orang tua. Tidak ada sekolah formal untuk jadi orang tua yang ideal. Saya berusaha tenang, tidak terlihat bingung dan panik saat anak bertanya yang aneh-aneh."

    Begitu pun saat anak-anak berkukuh ingin menonton film untuk 13 tahun ke atas. Biasanya, Marcelino Lefrandt mencari informasi detail adakah tema berat atau konten kekerasan di film itu. Jika ada, Marcelino Lefrandt melarang. Jika anak berkukuh, ia menuruti dengan catatan tidak boleh protes jika mata mereka ditutup pada adegan-adegan tertentu.

    "Jarvis sempat protes, 'Apaan, sih Daddy?' Saya jawab, kalau enggak mau ditutup mata, kamu enggak boleh menonton," ujar dia.

    BacaApa Rasanya jadi Orang Tua Tunggal?Ini Kisah Marcelino Lefrandt

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.