Perancang Busana Merdi Sihombing dan Misi Busana Ramah Lingkungan

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perancang busana Merdi Sihombing saat menggelar peragaan busana bertema ramah lingkungan di London, pertengahan Februari 2019. (Istimewa)

    Perancang busana Merdi Sihombing saat menggelar peragaan busana bertema ramah lingkungan di London, pertengahan Februari 2019. (Istimewa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Perancang busana Merdi Sihombing pada Februari hingga awal Maret menggelar peragaan busana di London, Inggris dan Dhaka di Bangladesh. Peragaan busana yang dia tampilkan mengusung tema yang sedang tren di dunia tata busana saat ini, eco fashion (ramah lingkungan) dan sustainable fashion (terbarukan).

    Merdi yang sedang gencar menggalakkan aksi rethinking fashion, sebuah gerakan yang sejak awal 2018 marak di kalangan penggiat tata busana di dunia, melakukan pendidikan masyarakat di Alor, Rote Ndao, Banyuwangi dan Lombok untuk mengajarkan berbagai teknik yang menerapkan konsep sustainable fashion, seperti penggunaan pewarna alam, benang organik, maupun pengelolaan limbah tekstil.

    Mengawali 2019 tepatnya di pertengahan Februari, Merdi diundang untuk membawakan karya sustainable fashionnya di London yang diprakarsai oleh Independent London Fashion Week Designer's Association (ILFWDA).  Lima belas koleksi AW 2019  terbarunya dipergelarkan bersama karya-karya Jeff Garner dan tujuh desainer sustainable fashion independen  dari mancanegara. Jeff Garner adalah desainer dari Amerika Serikat yang memenangi penghargaan 2018 Eluxe Award.

    “Keikutsertaan saya di ILFWDA ini direkomendasikan oleh Jeff Garner yang karya-karya sustainable fashionnya sudah dikenal dunia melalui brand Prophetik. Koleksi saya kali ini juga mendapatkan dukungan dari Lenzing Indonesia – PT South Pacific Viscose, produsen benang ramah lingkungan, yakni Lyocell A 100 yang kemudian diberi pewarna alam sebelum  ditenun menjadi kain-kain indah oleh perempuan-perempuan penenun di berbagai pelosok terpencil di Indonesia. ” kata Merdi Sihombing dalam pernyataan pers seusai show-nya yang berlangsung di Beach Blanket Babylon, Notting Hill, London.

    Selang seminggu dari London, karya-karya Merdi kembali ditampilkan di TRESemmé Bangladesh Fashion Week. Sekitar 300 penonton yang memadati venue, tak hanya disuguhi 17 koleksi terbaru – termasuk 2 koleksi untuk pria.

    “Maheen Khan, presiden dari Fashion Design Council of Bangladesh mengundang saya mewakili Indonesia karena menilai Indonesia dan Bangladesh memiliki kesamaan  dalam menanggapi isu sustainable fashion,” kata Merdi usai show yang diadakan di  International Convention Centre, Basundhara, Dhaka.

    Bersama tim, Merdi Sihombing kini tengah menyiapkan sejumlah aktivitas peragaan busana yang akan terus mendorong dan menyuarakan prinsip sustainable fashion di Indonesia dan dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Maruf Amin di Debat Pilpres 2019 Soal Ancaman Stunting

    Dalam Debat Pilpres 2019 babak ketiga, Maruf Amin mengklaim angka prevalensi stunting turun 7 persen pada 2014 - 2019. Beginilah kondisi sebenarnya.