Adik Louis Tomlinson Terkena Serangan Jantung, Ini Pemicunya?

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita terkena serangan jantung. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita terkena serangan jantung. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar duka tengah meliputi keluarga mantan personil One Direction, Louis Tomlinson. Adik Louis, Félicité Tomlinson telah meninggal dunia. Dilansir dari People.com, Félicité mengalami serangan jantung.

    Baca: Mengapa Serangan Jantung pada Kaum Milenial Makin Banyak?

    Kabar ini tentunya mengejutkan publik. Terlebih lagi, adik Louis baru berusia 18 tahun. Serangan jantung memang tak lagi hanya dirasakan orang tua, namun anak muda juga seperti dilansir dalam British Medical Journal. Para ilmuwan juga menyebutkan bahwa faktor pemicu yang menduduki peringkat pertama untuk serangan jantung pada anak adalah menonton televisi. Alasannya kegiatan menonton televisi hanya menggunakan sedikit energi dan bisa memicu seseorang untuk ngemil.

    Peneliti dari Queen’s University di Kanada meneliti hubungan antara beragam jenis aktivitas dan kesehatan berdasarkan pada 2.527 orang berusia 6 hingga 19 tahun yang datanya ada di National Health and Nutrition Examination Surveys (NHANES) sepanjang periode 2003–2006. Skor dari risiko cardio-metabolic dihitung berdasarkan usia, lingkar pinggang, tekanan darah, dan level kolesterol yang dicocokkan dengan jenis kegiatan sambil duduk. Hasilnya, menonton televisi adalah kegiatan yang paling tidak sehat.

    Anak-anak yang menghabiskan waktu beberapa jam sehari memelototi layar, menunjukkan angka lingkar pinggang dan level kolesterol yang lebih tinggi. Hal tersebut bisa memicu berbagai gangguan termasuk penyakit jantung koroner, stroke, diabetes, dan sindrom metabolisme.

    Ketua peneliti, Valerie Carson, mengatakan, pesan dari hasil penelitian ini adalah agar anak-anak melakukan lebih banyak aktivitas fisik, tetapi mereka harus beristirahat secara cukup. “Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa kita harus membatasi waktu anak-anak menonton televisi,” katanya seperti yang dilansir dari Daily Mail.

    Telah lama diketahui bahwa aktivitas fisik bisa menurunkan risiko anak-anak atas terjadinya penyakit jantung saat mereka dewasa kelak. Tetapi kegiatan santai sambil duduk tidak serta-merta menaikkan risiko tersebut. Dengan temuan ini, para peneliti ingin mengeksplorasi lebih jauh mengenai dampak kesehatan dari berbagai aktivitas sambil duduk.

    Baca: Bukan Hanya Serangan Jantung, Ini Risiko Lain dari Rokok Elektrik

    Hasil temuan ini mendukung temuan sebelumnya. Pada awal tahun ini, peneliti dari University College London mengungkapkan bahwa menonton televisi selama empat jam sehari bisa meningkatkan dua kali risiko serangan jantung pada orang dewasa.

    SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | PEOPLE.COM | DAILYMAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.